Pato seorang jelas tak bisa disalahkan atas serangkaian hasil buruk yang diterima Milan di awal musim ini. Namun karena produktivitas Rossoneri sangat memprihatinkan, baru bikin empat gol dari tujuh pertandingan, nama striker belia Brasil itu lantas jadi sorotan.
Apalagi dibanding musim lalu Pato mengalami grafik penampilan yang menurun drastis. Setelah memborong dua gol kemenangan Milan atas Siena di pekan pertama Seri A, hingga kini dia belum lagi merayakan gol atas namanya sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bekerja keras. Saya mencetak gol pada pertandingan pertama kami tapi tak bisa melakukannya lagi di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Sebagian karena ketidakberuntungan," ungkap Pato pada Sky Sports.
Dalam suatu kesempatan Pato mengaku merindukan Kaka. Rekannya di timnas Brasil itu musim lalu memang menjadi penyuplai bola-bola matang yang kemudian diselesaikan Pato menjadi gol. Di Liga Italia saja Pato berhasil bikin 15 gol musim lalu.
"Tapi saya tetap tenang. Saya tak bisa bilang kalau saya telah membuat kesalahan, tapi kalau saya memang melakukannya maka itu karena saya ingin memberi yang lebih baik lagi. Gol-gol akan kembali datang dari saya," lanjut striker 20 tahun itu optimistis.
Bikin gol di Milan tak cuma perkara membantu klubnya bangkit dari keterpurukan. Dengan tampil baik bersama Rossoneri, dia yakin bakal bisa menembus skuad utama Brasil di Piala Dunia mendatang.
"Saya ingin kembali ke tim utama Brasil, tapi untuk mewujudkannya saya harus tampil bagus di Milan. Saya yakin Dunga akan memberi apresiasi semua hal-hal bagus yang saya lakukan di klub,Β karena dia sudah memberi saya kesempatan yang sama di masa lalu. Saya ingin bermain bersama Kaka dan Ronaldinho di timnas," pungkas pengoleksi delapan caps dan sumbangan satu gol itu buat Samba itu.
(din/arp)











































