Diego didatangkan Juve di musim panas lalu dari Bremen. Pemain yang berposisi sebagai playmaker itu digadang-gadang sebagai agen perbaikan prestasi 'Nyonya Tua' yang turun drastis pasca skandal calciopoli di tahun 2006.
Dan Diego mengawali karirnya di Turin dengan gemilang. Dia menjadi protagonista kemenangan Juve di dua liga awal Seri A dengan sumbangan dua gol dan satu asisst. Namun setelah mendapat cedera saat melawan Lazio, performanya mulai mengendur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada apa dengan Diego? Bisa jadi pemain asal Brasil ini tidak mendapatkan rekan bermain yang mendukungnya dengan baik seperti di Bremen.
Hal itu terbaca dari pernyataan Diego yang sangat ingin kembali bermain dengan Ozil yang pernah bekerjasama dengannnya selama satu musim di Werder. Menurutnya, Ozil merupakan pemain yang benar-benar dapat mengerti apa kemauan Diego di lapangan.
"Suatu hari nanti saya ingin kembali bermain dengan Ozil. Terdapat kesepahaman yang bagus di antara kami," tutur pemain berusia 24 tahun itu di Bild seperti dilansir Football Italia.
"Kami memiliki masa-masa yang indah. Dia dapat menunjukkan potensinya dan jika terus seperti itu, dia akan diminati oleh tim-tim elit Eropa. Sangat menyenangkan rasanya jika kami dapat bersama lagi," sambungnya.
Jika benar Ozil merupakan pemain yang dapat membuat Diego dapat berkiprah dengan optimal, tentunya hal ini menjadi isyarat bagi Juve untuk memenuhi permintaan implisit dari bintangnya itu.
Foto: Diego saat masih bersama Ozil di Bremen
(a2s/key)











































