Deschamps Laris Manis
Rabu, 07 Apr 2004 18:00 WIB
Jakarta - Setelah timnya mampu menaklukkan Real Madrid, pelatih Monaco, Didier Deschamps, langsung dilirik oleh Juventus. Kabarnya, Bianconeri sedang mencari pelatih untuk menggantikan posisi Marcelo Lippi. Monaco melangkah ke babak semifinal Liga Champions untuk pertama kali dalam sejarah klub ini setelah menaklukkan Real Madrid. Pencapaian ini merupakan prestasi luar biasa, mengingat tim yang dikalahkan mereka adalah peraih sembilan kali gelar paling bergengsi Eropa itu.Tak heran, pencapaian Monaco itu membuat pelatihnya, Didier Deschamps, mendapat pujian setinggi langit. Tak hanya pujian, tawaran melatih pun dialamatkan kepada mantan kapten Perancis di Piala Dunia 1998 itu. Klub yang ingin merekrut Deschamps juga bukan sembarang, yaitu mantan klubnya, Juventus. Bianconeri memang sedang ramai diberitakan ingin merekrut pelatih baru untuk menggantikan Marcelo Lippi, yang kabarnya diproyeksikan untuk menjadi pelatih timnas Azzurri usai Piala Eropa 2004. Namun, belum lagi terbukti benar, Deschamps segera menyatakan kalau ia tak berniat untuk pindah kemana-mana. βSaya bahagia di Monaco. Saya masih memiliki sisa kontrak setahun, dan saya tak menemukan alasan saya harus pergi dari sini. Bahkan, klub ingin memperpanjang kontrak saya,β ujar Deschamps kepada Football Italia.Mantan pemain tengah Juventus itu, juga menambahkan bahwa rumor soal ketertarikan Juve bukan berarti apa-apa. Menurutnya, rumor itu hanya dihembuskan orang-orang yang ingin mengganggu konsentrasi skuad Lippi di sisa musim kompetisi. βJuventus? Sudah banyak cerita soal itu, padahal saya tak pernah bicara apa-apa. Rumor seperti ini akan selalu mengganggu Lippi dan para pemainnya, padahal mereka punya tujuan penting yang mesti diselesaikan musim ini,β lanjut pemain yang pernah meraih gelar Champions bersama Juve dan Marseille itu. Deschamps dan timnya bakalnya menghadapi Chelsea di semifinal. Bagi pelatih berwibawa itu, pertemuan dengan The Blues akan menjadi ajang reuni. Pasalnya, Deschamps sempat bermain di klub yang kini dimiliki oleh bilyuner Roman Abramovich itu sebelum memutuskan gantung sepatu. Pertemuan ini juga akan menjadi pertemuan antar klub yang sama-sama baru sekali ini menjejakkan kaki di partai semifinal Liga Champions. (mel/)











































