Vieira tampil penuh saat menghadapi Chievo, Rabu (6/1/2010) malam WIB. Pasca laga itu, allenatore Jose Mourinho mengatakan bahwa partai melawan Chievo merupakan pertandingan pamungkas Vieira bersama tim Biru-Hitam.
"Klub memutuskan untuk tak menyodorkan kontrak baru kepadanya, dan memilih menerima tawaran dari klub lain. Saya akan merindukan Vieira namun saya tidak memiliki wewenang untuk meminta apa pun dari tim yang sudah memberikan saya banyak hal. Saya berharap Patrick bahagia,"kata Mourinho seperti dilansir dari The Guardian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vieira akhirnya angkat bicara soal masa depannya. Seperti dikutip dari Football-Italia, Kamis (7/1/2010) sore WIB, pemain asal Prancis itu mengonfirmasikan kepergiannya dari Giuseppe Meazza.
"Karir saya di Italia selesai setelah satu tahun di Turin dan tiga setengah tahun di Milan. Saya punya target dan saya tidak bisa mencapai target itu bila tetap berada di Inter, di mana saya tak menjadi pilihan utama," tukas Vieira.
"Kunci bagi saya adalah bergabung dengan Manchester City, untuk menunjukkan kepada (manajer) Roberto Mancini bahwa kemampuan saya tetaplah seperti ketika dia menangani Inter dulu," tambah pemain berusia 33 tahun tersebut.
"Saya berharap keputusan ini akan membantu saya ke tim nasional Prancis. Saya ingin ke Piala Dunia dan saya butuh penampilan yang lebih sering," tutupnya.
(nar/din)











































