Inter lebih dulu menggunakan jasa Ronaldo saat mengontrak striker Brasil itu di tahun 1997. Bermukin di Giuseppe Meazza selama lima musim, Ronaldo tak bisa berkontribusi banyak karena sering dihantam cedera parah.
Setelah sempat kembali ke Spanyol bersama Real Madrid selama lima tahun, dia gantian membela Milan. Lagi-lagi karena masalah cedera, dia tak bertahan lama dalam seragam Rossoneri sebelum kontraknya diputus pada Desember 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah beberapa tahun berlalu sejak kebersamaan saya bersama Inter, meski saya mendapat rasa cinta yang besar dari klub itu. Saya berada di Milan saat menemukan armosfer yang unik di sana, punya rapor yang hebat dan bisa mengetahui klub itu dengan sangat baik," sahut Ronaldo dalam wawancaranya dengan Sky Italia seperti dikutip dari Football Italia.
"Atmosfer di Milan unik dan sangat berbeda dengan klub lainnya, jadi saya akan mendukung Rossoneri," lanjut mantan striker internasional Brasil itu.
Keputusan Ronaldo mendukung Milan bisa jadi juga didasari oleh banyaknya punggawa Brasil di klub tersebut. Apa lagi, Leonardo dan Ronaldinho kini jadi dua sosok yang dianggap paling mengilap di Italia seiring menanjaknya performa klub tersebut.
"Saya mendoakan yang terbaik buat Leonardo, dia melakukan pekerjaan pelatihnya yang pertama dengan baik. Saya juga berbahagia untuk Ronaldinho, yang sudah menemukan kembali kegembiraan bermain sepakbola. Dia punya talenta luar biasa," lanjut pesepakbola yang kini berseragam Corinthians itu.
"Bagaimanapun juga, saya salut pada kedua fans, yang dengan semangat yang dimiliki membuat saya selalu merasa dicintai," demikian pungkas dia.
(din/din)











































