Komisi Olimpiade Italia (CONI) menyatakan bahwa Mutu gagal dari tes doping setelah laga antara Fiorentina melawan Bari pada 10 Januari silam. Mereka menemukan adanya kandungan Sibutramina.
Itu merupakan zat ilegal yang berguna untuk meng-counter rasa lapar. Kabarnya Mutu juga gagal lolos tes doping kedua pada 20 Januari saat pertandingan Coppa Italia melawan Lazio, dimana dia mencetak dua gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah mendapatkan permintaan dari bagian penuntut anti doping untuk menghukum atlet Adrian Mutu, maka pengadilan anti doping menghukum atlet," kata pihak CONI dalam statement seperti dilansir Reuters.
Sementara dari Rumania, ibunda Adrian Mutu, Rodica Mutu mengatakan bahwa anaknya tak sengaja mengkonsumsi obat doping. Rodica mengakui bahwa Mutu telah mengkonsumsi obat diet.
Ibunya mengungkapkan bahwa dia telah membawa obat itu saat mengunjungi Mutu di Italia dan meninggalkannya di sana. "Mungkin dia mengeluarkannya karena ingin tahu, berat badan saya memang turun," ungkap Rodica seperti dilansir AFP.
"Namun keterangan di kotak mengatakan bahwa produk tersebut bahan yang alami dan tidak mengandung bahan bahan yang dilarang," kata Ibunda Mutu itu.
(key/key)











































