Adriano telah berkarir di Italia selama delapan musim bersama Inter Milan. Selama itu pula, striker yang sempat dipinjamkan ke FIorentina, Parma --dengan status kepemilikan bersama-- dan Sao Paulo ini pernah mengecap masa keemasan sekaligus masa suram.
Selama memperkuat kubu Nerazzurri, Adriano sukses membuktikan ketajamannya. Dalam 123 kali tampil, penyerang berpaspor Brasil itu sudah membuat 48 gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak disangka, Adriano kembali bersinar sehingga menarik perhatian AS Roma. Hal ini disambut positif oleh si pemain yang masih berhasrat untuk bermain di kompetisi kelas wahid.
"Saya 90 persen akan menjadi pemain Roma dan akan berbicara dengan Presiden Rosella Sensi pada 6 Juni untuk melengkapi transfer," tukas Adriano dikutip Football-Italia.
"Saya senang kembali ke Italia dan saya merasa berhutang budi kepada warga Italia. Mereka telah memperlakukan saya dengan baik dan saya malah pergi di saat yang tidak menguntungkan."
Satu hal yang jelas bahwa Adriano tidak ingin mengulang kesalahan yang sama saat berada di Roma nanti dan akan memberikan segalanya buat Giallorrosi.
"Saya tak memiliki masalah dengan Flamengo dan pergi dari sini dengan damai. Tapi sekarang saya merasa penting untuk kembali ke Italia. Saya tidak ingin mengulang kesalahan yang sama," sambung dia.
"Saya mungkin belum setara dengan pemain hebat seperti Francesco Totti tapi saya akan berjuang untuk mencapai level itu dan saya rasa saya bisa memberi kontribusi saya kepada Roma," demikian Adriano. (krs/krs)











































