Beberapa Perubahan dan Inter pun Menang

Beberapa Perubahan dan Inter pun Menang

- Sepakbola
Senin, 29 Nov 2010 04:18 WIB
Beberapa Perubahan dan Inter pun Menang
Milan - Setelah empat laga puasa kemenangan, Inter Milan melakukan beberapa perubahan. Hasilnya? Parma pun mereka bekuk dengan skor cukup telak: 5-2.

Dengan status sebagai juara Italia sejak tahun 2006 hingga 2010, dan penyandang label treble winner musim lalu, banyak sorotan menimpa Inter kala mereka bermain imbang dua kali dan kalah dua kali dalam empat laga sebelum bertemu Parma.

Pelatih Rafael Benitez bisa beralasan jika banyak pemain utamanya cedera, tapi itu tak membuat sorotan pergi dari dirinya. Yang ada dirinya malah tertekan untuk segera memberikan hasil positif supaya sorotan itu cepat pergi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika akhirnya Inter melaju ke babak 16 besar Liga Champions tengah pekan lalu, usai mengalahkan FC Twente 1-0, pemain-pemain Inter, yang ikut membela Rafa menghadapi sorotan, mengatakan itu adalah momentum untuk menjawab kritikan. Jawaban itu pun berlanjut dalam laga melawan Parma.

Inter tampil tanpa Samuel Eto'o yang tengah menerima hukuman tiga laga usai menanduk Bostjan Cesar. Sebagai gantinya, Benitez memainkan Jonathan Biabiany, Goran Pandev dan Wesley Sneijder sebagai starter.

Biabiany, Pandev dan Sneijder terbukti ampuh untuk membuka ruang dan imbasnya memberikan kesempatan Dejan Stankovic yang hadir dari lini kedua untuk membukukan hat-trick. Thiago Motta yang masuk jadi pemain pengganti--menggantikan Biabiany--pun ikut menyumbang satu gol.

"Pertandingan hari ini menjadi gambaran bahwa kami punya beberapa opsi," ujar kapten Javier Zanetti di situs resmi klub.

"Kami membuat beberapa perubahan, dan itu bekerja," lanjutnya.

Inter juga terbukti menang mental atas Parma yang beberapa kali merepotkan kiper kedua mereka, Luca Castelazzi. Deputi Julio Cesar itu beberapa kali mementahkan peluang dari Hernan Crespo atau pun Mariano Angelo. Crespo sendiri membuat dua gol ke gawang Castelazzi, yang membuat torehan gol sepanjang karirnya kini berjumlah 191.

"Apa yang saya pikirkan soal Crespo? Kebiasaan lama sulit hilang: dia selalu mencetak gol dan dia adalah penyelesai yang baik," ucap Zanetti mengomentari penyerang berusia 35 tahun itu.

(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads