Milan akhir pekan lalu memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 saat menjamu Cagliari, hal mana membuat Antonio Conte menyebut Rossoneri sebagai kandidat terkuat merebut Scudetto. Tapi apa yang ditontonkan Milan dalam laga tersebut sama sekali tak membuat Sacchi terkesan.
Mantan pelatih Milan di tahun 1987β1991 dan 1996β1997 berusia 65 yahun itu menyindir Milan karena dianggapnya bermain dalam tempo terlalu lambat. Selambat pria yang sudah seusia dengannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan semua cinta yang saya miliki untuk Rossoneri, saat saya menyaksikan mereka main saya teringat kalimat yang diutarakan (mantan pemain dan direktur olahraga Real Madrid Jorge) Valdano: 'Saya selalu berharap sering-sering menyaksikan pertandingan sepakbola di Italia, karena mereka hanya sedikit melakukan hal-hal menarik, lalu mereka kemudian melihat tayangan ulangnya, dan tak ada lagi yang bisa dilakukan di sisa pertandingan," dia melanjutkan.
Meski begitu, Sacchi menolak menyalahkan sang pelatih, Massimiliano Allegri, atas apa yang dipertunjukkan Milan.
"Allegri pelatih yang hebat, skuad yang dia miliki mungkin yang paling kompleks, tapi punya banyak individu berbakat. Sementara Juventus kurang kompleks tapi dengan lebih sedikit berkemampuan individu," tuntas dia.
(din/din)











































