Menjamu runner-up klasemen Inter di Olimpico, Minggu (16/12) dinihari WIB, Lazio sempat mendominasi di babak pertama dan mampu merepotkan Inter hingga tim tamu tak punya peluang sama sekali untuk mengancam gawang Federico Marchetti.
Di babak kedua penampilan Lazio sempat menurun dan memberikan "angin" untuk Inter balik menyerang dan akhirnya mereka yang tampil sebagai pemenang usai Miroslav Klose mencetak gol sembilan menit jelang bubaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika kami selalu tampil 100 persen lalu kami bisa bermain terus seperti ini tiap pekannya. Kami melihat tim ini bagus dan hanya tertekan sekitar 10-15 menit pertama di babak kedua," ujar Petkovic di Football Italia.
"Kami bermain sepakbola dengan cerdas yang bikin kami bisa cetak banyak peluang. Saya melihat Inter punya banyak gelandang kuat, jadi kami memakai formasi 4-4-1-1 untuk membuat lini itu lebih seimbang dan berbahaya," sambungnya.
Kemenangan ketujuh Lazio di kandang sendiri musim ini dan mereka hanya dua kali kehilangan angka termasuk saat mengalahkan AC Milan, AS Roma dan Udinese. Dengan rekor kandang apik ini, Petkovic mengharapkan anak asuhnya bisa melakukan yang sama saat main tandang agar bisa mempertahankan posisi di papan atas.
Dari delapan kali bermain di luar kandang, Lazio cuma menang tiga kali dan kalah tiga kali serta dua kali imbang.
"Kini kami harus belajar bagaimana bermain seperti tadi ketika tampil di luar Olimpico," tuntasnya.
(mrp/nds)











































