Boateng menerima banyak dukungan dari beberapa pihak setelah dia memutuskan meninggalkan lapangan setelah jadi korban rasisme. Insiden tersebut terjadi saat AC Milan menjalani laga ujicoba kontra Pro Patria, tengah pekan lalu.
Aksi walkout yang dilakukan Boateng tersebut ternyata ditentang oleh Presiden FIFA, Sepp Blatter. Dalam keterangannya, Blatter menyebut kalau apa yang dilakukan Boateng tidak memecahkan masalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal tersebut, kubu Milan langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Mendukung upaya menghapus rasisme dari sepakbola, pihak Diavolo Rosso juga meminta otoritas yang berwenang untuk dengan tegas menerapkan aturan-aturan soal rasisme jika ada pelanggaran terhadap hal tersebut.
"AC Milan dengan ini kembali menegaskan tentangan terhadap seluruh jenis aksi rasisme, meski bagaimanapun hal tersebut tetap terjadi. Kami mengundang otoritas nasional dan internasional untuk mengadopsi dan menerapkan semua aturan yang menentang rasisme," demikian pernyataan resmi Milan seperti dikutip dari Football Italia.
Foto: Aksi menentang rasisme yang dilakukan pemain Milan sebelum kick off menghadapi Siena (Getty Images).
(din/krs)











































