Tidak bisa dipungkiri, Bianconeri mengalami masalah di lini depannya kendatipun tampil sebagai penguasa Serie A dalam dua musim belakangan. Juventus tak punya penyerang haus gol.
Mirko Vucinic yang menjadi pemain tertajam di tim cuma mampu menyarangkan 13 gol di seluruh kompetisi. Sementara striker lainnya yaitu Fabio Quagliarella dan Sebastian Giovinco hanya mencetak 12 dan 11 gol sementara Alessandro Matri cuma bikin sembilan gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasar gosip yang beredar akhir-akhir ini, Juventus diyakini tengah memantau situasi Ibrahimovic kendati membantah potensi transfer karena terganjal gaji si pemain yang tinggi.
Vialli, pernah membela Juventus dari 1992-1996, mengakui bahwa dia lebih memilih bomber Napoli Edinson Cavani. Namun, kehadiran Ibra akan memberikan tambahan pengalaman bagi Juve di kompetisi Eropa.
"Saya bisa membayangkan Ibra kembali ke Juventus. Tapi jika saya bisa memilih saya akan memilih Cavani karena lebih muda tapi Ibrahimovic bisa saja menjadi jawaban atas masalah-masalah Juventus," ungkap Vialli kepada Sky Sport Italia yang dilansir YahooSports.
"Adanya Zlatan, kita akan melihat sebuah Juventus yang tidak hanya akan bisa bersaing di Italia namun juga di Eropa."
"Banyak hal yang akan berubah ketika Anda memiliki Ibra di tim. Seluruh rekan-rekannya akan langsung merasakan kehadirannya dan memahami dia bisa mengatasi sejumlah situasi tertentu."
"Saya tidak akan bilang dia pemimpin di luar lapangan, tapi dia membantu mendapatkan kemampuan terbaik seluruh rekan-rekannya di dalam lapangan dengan cara dia sendiri. Dia meyakinkan rekan-rekannya," tambah Vialli.
(rin/cas)











































