Sejak pindah dari AC Milan pada tahun 2011, Pirlo langsung menjadi figur sentral di Juventus. Dia berperan besar mengantarkan La Vecchia Signora meraih scudetto dalam dua musim terakhir.
Dengan usia yang sudah tidak muda lagi, kini 34 tahun, Pirlo dinilai sudah mulai kehilangan kecepatan. Untungnya, dia masih punya visi bermain yang sangat baik dan umpan-umpan yang yahud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia memberi ketenangan kepada tim dalam hal penguasaan bola dan mengantisipasi permainan. Menambahkan bakat-bakat tersebut ke sebuah sistem yang sudah terorganisir, di mana setiap orang tahu apa yang harus mereka lakukan, kualitasnya menjadi makin baik," jelasnya.
Conte mengakui bahwa Pirlo memang tak punya keunggulan dalam hal kekuatan fisik. Namun, hal itu tak berarti Pirlo tidak bekerja keras di atas lapangan.
"Andrea tidak berlari lebih sedikit daripada sebelumnya. Saya sudah mempelajari statistik dan dia termasuk sepuluh pemain yang paling banyak berlari di Liga Champions," ujar Conte.
"Kekuatan fisik bukanlah bakatnya. Bakatnya adalah otak dan kakinya," kata dia.
(mfi/cas)










































