Untuk keempat kalinya berturut-turut AS memetik hasil seri setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Atalanta. Mereka bahkan nyaris kalah sebelum diselamatkan Kevin Strootman.
Bermain di Stadio Atleti Azzurri d'Italia, Minggu (1/12/2013) malam WIB, Roma tampil dominan dengan penguasaan 62% berbanding 38% milik Atalanta. Tim asuhan Rudi Garcia melepaskan total 16 tendangan di mana tujuh di antaranya on target, sedangkan Atalanta hanya punya tujuh tendangan dan tiga yang tepat sasaran.
Namun demikian, Daniele De Rossi dkk. justru harus tertinggal terlebih dulu lewat tendangan bebas Davide Brivio pada menit ke-51. Tim tamu seperti akan menelan kekalahan pertamanya di musim ini sebelum Strootman mencetak gol balasan di menit-menit terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalannya pertandingan
Roma mendapatkan peluang pertama pada menit ke-7. Menerima bola di sisi kanan, Marquinho melakukan tusukan ke sisi tengah dan melepaskan sepakan keras dengan kaki kiri. Andrea Consigli dengan cekatan menepis bola.
Peluang berikutnya baru didapat Roma pada menit menit ke-26. Tendangan Strootman dari luar kotak penalti meneruskan umpan Florenzi hanya melesat tipis di sisi kanan gawang Consigli.
Tuan rumah lantas memberikan respons. Pada menit ke 28, berawal dari tendangan bebas, Franco Brienza yang lepas dari kawalan mendapatkan bola di dalam kotak penalti dan langsung melakukan sepakan ke arah gawang.
Upaya Brienza ini coba dihentikan oleh Mehdi Benatia, namun ia justru membelokkan arah bola. Beruntung bagi Roma bola diselamatkan tiang gawang. Babak pertama usai tanpa gol.
Empat menit babak kedua berjalan, Roma mendapatkan kesempatan. Kali ini lewat tendangan De Rossi yang juga masih melenceng.
Lebih banyak menyerang, Roma justru tertinggal pada menit ke-51 lewat sepakan bebas Brivio. Berada tak jauh dari kotak penalti, Brivio mengarahkan bola mendatar ke pojok kiri bawah gawang Roma.
Morgan De Sanctis sebenarnya membawa arah tendangan Brivio dengan tepat dan bersiap menepis bola. Namun sial baginya, permukaan rumput yang tak oke membuat bola memantul, berubah arah, lantas masuk ke gawang.
Pada menit ke-75, dari sepak pojok Miralem Pjanic, Maicon melepaskan tendangan keras tak jauh dari muka kotak penalti. Upayanya ini sukses diblok oleh pemain belakang Atalanta, sementara para pemain Roma melancarkan protes karena menilai bola menyentuh tangan.
Tayangan ulang menunjukkan bola memang menyentuh tangan, namun wasit tak bergeming dan tak ada penalti.
Tertinggal, tim tamu terus menekan. Strootman mendapatkan kesempatan pada menit ke-84, namun tandangannya mampu ditahan oleh Consigli.
Peluang emas lainnya datang dua menit berselang. Umpan silang Pjanic ditanduk Florenzi dari jarak dekat, tapi Consigli menunjukkan refleks cemerlang dan menggagalkan bola masuk ke gawang.
Gol yang dinanti-nanti Roma akhirnya tiba, tepat di menit ke-90. Umpan silang Adem Ljajic sukses dicocor Strootman dari jarak dekat dan menaklukkan Consigli. Laga pun berakhir sama kuat 1-1.
Susunan pemain:
Atalanta: Consigli; Scaloni (Lucchini '75), Cazzola, Canini, Del Grosso (Bonaventura 30'); Brienza (Kone 65'), Carmona, Cigarini, Brivio; Moralez, Denis
Roma: De Sanctis; Maicon, Benatia, Castan, DodΓ²; Bradley, De Rossi (Ljajic 57'), Strootman; Florenzi (RIcci 89'), Gervinho, Marquinho (Pjanic 62')
(raw/a2s)











































