Ada sebuah ironi dari hasil imbang 1-1 yang didapat AS Roma saat melawat ke markas Atalanta, Minggu (1/12/2012). Meski sedang menurun, tapi mereka tetap tak terkalahkan.
Tertinggal sejak menit 51 oleh gol Davide Brivio, Roma sempat dibayang-bayangi kekalahan sebelum Kevin Strootman berhasil mencetak gol di menit-menit terakhir babak kedua, dan mereka tak jadi kehilangan angka.
Ini adalah hasil seri keempat berturut-turut yang diperoleh skuat besutan Rudi Garcia. Yang menarik, yang menahan mereka adalah tim-tim semenjana. Sebelum malam ini Roma ditahan Torino (1-1), Sassuolo (1-1), dan Cagliari (0-0).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain hasil, indikator lain yang menunjukkan gejala penurunan performa Giallorossi adalah pertahanan mereka. Jika sebelumnya hanya kemasukan satu gol dari 10 pertandingan, mereka kini bisa kebobolan tiga gol dalam 4 laga terakhirnya.
Di luar itu semua, Roma tetap membukukan sebuah rekor yang istimewa. Mereka masih belum mencicipi kekalahan dari 14 pertandingan di musim ini.
Statistik Infostrada mencatat, 14 game tanpa kekalahan adalah pencapaian terbaik dalam sejarah Roma di Serie A. Prestasi itu direngkuh di musim 2003/2004, ketika mereka menjadi runner-up liga di bawah AC Milan.
Nah, apabila Roma tidak kalah dalam laga selanjutnya melawan Fiorentina (8/12), maka mereka bakal memiliki sebuah rekor yang baru.
(a2s/cas)











































