Kekalahan dari Napoli disebut allenatore AS Roma Rudi Garcia tak lepas dari keberuntungan yang tidak berpihak pada timnya. Namun dia lebih menyoroti kurangnya insting membunuh dari para pemain Roma.
Kala melawat ke Stadion San Paolo di giornata 27 Liga Italia, Senin (10/3/2014) dinihari WIB, Roma tampil lebih dominan. Menurut catatan Soccernet, penguasaan bola Miralem Pjanic dkk. sebesar 63%.
Sejumlah peluang bagus juga didapat Roma sepanjang pertandingan. Mereka tercatat melepaskan 14 tembakan dengan enam di antaranya yang mengarah ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski menilai dewi fortuna sedang tak berpihak pada timnya, Garcia menyebut Roma kurang efektif di depan gawang. Menurutnya, timnya kurang memiliki insting membunuh.
"Kami kehilangan efektivitas di depan gawang dan juga sedikit keberuntungan. Kami jelas harus mendapatkan kembali insting membunuh itu," sahut Garcia kepada Sky Sport Italia.
"Dengan kecepatan, menciptakan peluang itu mungkin. Peluang-peluang itu datang, tapi sayangnya kami tidak bisa memaksimalkannya," lanjut pelatih asal Prancis itu.
Pernyataan Garcia bukan tanpa alasan. Roma memang tengah seret gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Dalam tiga laga terakhir di Serie A, Roma cuma bikin satu gol.
Kekalahan itu membuat Roma makin tertinggal dari Juventus. I Lupi yang punya 58 poin kini berjarak 14 angka dari Juve dan cuma unggul tiga angka dari Napoli dengan masih menyimpan satu pertandingan tunda.
(nds/roz)











































