Parma menyerah dengan skor 1-2 pada pertandingan di Juventus Stadium, Kamis (27/3/2014) dinihari WIB. Mereka tertinggal 0-2 ketika turun minum oleh gol-gol Carlos Tevez.
Permainan Parma membaik pada babak kedua dan mereka bisa memperkecil ketertinggalan lewat gol Cristian Molinaro. Tapi, mereka kemudian mendapatkan masalah ketika Amauri dikartu merah karena menyikut Giorgio Chiellini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini memuaskan karena kami tetap tampil bagus bahkan dengan 10 pemain. Tapi, hasilnya sedikit kejam. Memang benar pada babak pertama kami tak menunjukkan keberanian dan determinasi seperti pada babak kedua," ujar Donadoni kepada Sky Sport Italia.
"Kami tertinggal 0-2 dan situasinya jadi rumit. Tapi, reaksi yang kami tunjukkan sangat baik dan itu tak pernah mudah untuk siapa pun di stadion ini," katanya.
"Pertandingan ini mengajarkan kepada kami apa artinya menghadapi tim seperti Juventus dan kalau kami menempatkan karakter kami di garis depan maka kami bisa memberi masalah kepada siapa pun," ujar Donadoni.
Parma sempat mengajukan klaim penalti pada menit-menit akhir ketika Marco Parolo didorong Leonardo Bonucci. Tapi, wasit tak mengabulkannya.
"Saya bangga dengan apa yang dilakukan anak-anak. Tapi, sisanya bukan saya yang menentukan. Kita bisa duduk di sini dan mendiskusikan hal itu selama kita mau, tapi itu tak akan mengubah apapun," ujar Donadoni.
"Ada tiga pertandingan pekan ini, jadi kami tak boleh membuang energi dalam kontroversi yang tak ada gunanya. Mantan pemain seperti saya tahu ada kecerdasan-kecerdasan tertentu yang dibutuhkan di atas lapangan dan itu harus dinilai dalam sepersekian detik, jadi itu tidak sederhana," tuturnya.
(mfi/krs)











































