Inter yang Suka Bikin Susah Diri Sendiri

Inter yang Suka Bikin Susah Diri Sendiri

- Sepakbola
Selasa, 24 Feb 2015 05:30 WIB
Inter yang Suka Bikin Susah Diri Sendiri
Getty Images/Enrico Locci
Cagliari - Musim ini Inter Milan kerap bikin susah diri sendiri terutama dalam hal mempertahankan keunggulan. Laga melawan Cagliari membuktikan bukan Nerazzurri namanya jika tidak bersusah payah dahulu.

Menghadapi Cagliari di Sant' Elia, Selasa (24/2) dinihari WIB, Inter sebenarnya tampil dominan di babak pertama namun beberapa peluang yang diciptakan tak mampu berujung gol.

Barulah di babak kedua tepatnya di menit ke-47 Inter unggul lewat Mateo Kovacic, yang disusul gol kedua di menit ke-68 lewat Mauro Icardi. Bukannya menambah gol lagi tapi Inter justru berada di bawah tekanan Cagliari.

Tuan rumah memperkecil skor di menit ke-74 lewat bunuh diri Juan Pablo Carrizo dan beberapa kali mampu merepotkan pertahanan Inter yang digawangi Juan Jesus serta Nemanja Vidic.

Hasil imbang 3-3 melawan Celtic midweek lalu, setelah sempat memimpin 2-0, pun kembali menghantui pikiran para pemain Inter sebelum akhirnya kemenangan 2-1 berhasil dipertahankan.

Inter pun meraih kemenangan ketiga beruntun di Serie A dan naik ke posisi keenam klasemen dengan 35 poin, selisih empat angka dari Fiorentina di posisi kelima.

Tak cuma kali ini saja Inter kesulitan mempertahankan keunggulan atau kehilangan angka gara-gara kesalahan sendiri. Laga melawan Torino dan Napoli di Coppa Italia beberapa waktu lalu jadi bukti, ketika Inter takluk di dua laga tersebut karena gol di menit akhir pertandingan.

"Bukan Inter namanya jika kami tidak bikin susah diri sendiri," gurau pelatih Inter, Roberto Mancini, sambil tertawa seperti dikutip Football Italia.

"Kami punya dua peluang bikin gol di babak pertama dan gagal menuntaskannya. Kami pun dalam posisi unggul, lalu Longo masuk dan tampil baik. Dia memanfaatkan badan Juan Jesus untuk merepotkannya dan pantas diapresiasi untuk gol hebatnya," sambungnya.

"Setelah gol tersebut, apapun bisa terjadi dalam rentang 10 menit. Laga masih terbuka dan setelah 65 menit kami seharusnya mampu mengontrol laga dengan baik."

"Wajar tim sedikit lebih santai ketika unggul 2-0, apalagi setelah tiga laga sengit dalam rentang sepekan dan tidak banyak melakukan rotasi skuat."

"Kami mengontrol laga dengan baik sampai keunggulan 2-0, tapi Cagliari menekan dan kami pun harus bekerja keras, pertahanan kami terlalu dalam dan itu meninggalkan ruang di antar lini."

"Performa kami luar biasa di babak pertama tapi hanya kurang gol, meski punya empat atau lima peluang yang sangat bagus," demikian Mancini.

(mrp/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads