Seydou Keita menyesalkan hasil seri 1-1 yang diperoleh AS Roma saat menjamu Juventus. Gelandang Roma asal Mali itu tidak puas dengan performa timnya sehingga tercecer dalam persaingan Scudetto.
Di Olimpico dinihari tadi, kedua tim berimbang tanpa gol hingga turun minum. Roma bermain dengan 10 orang sejak di menit ke-62 usai kehilangan Vasilis Torosidis diusir wasit setelah menerima dua kartu kuning.
Hanya berselang dua menit, Juventus membuka keunggulannya lewat Carlos Tevez. Meski tertinggal dan dalam keadaan 'pincang', Giallorossi justru mampu menciptakan gol balasan yang dibuat Keita pada menit ke-78.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami terlambat bangkit, karena setelah kartu merah kami harus bekerja ekstra keras," ujar Keita sebagaimana diwartakan Football Italia. "Kami membutuhkan kemenangan pada hari ini, tapi malah mendapatkan hasil imbang dan itu tidak cukup."
"Juventus adalah tim hebat dan kami gagal mendominasi mereka selama 90 menit. Bagaimanapun, kami seharusnya bermain seperti di 20 menit terakhir. Jika kami main seperti itu, kami tidak akan tertinggal sampai sembilan poin dari Juventus."
Kompetisi Serie A tinggal menyisakan 13 pertandingan menuju akhir musim. Dengan selisih sembilan poin, secara realistis Roma akan sulit menyalip Juventus. Bahkan 'Serigala Ibukota' kini mesti mewaspadai Napoli yang cuma berjarak empat poin di belakangnya.
"Untuk bermain dengan bagus, Anda butuh kepala dingin dan ketenangan dan kami tidak memilikinya miliki saat ini," sungut mantan pemain Barcelona itu.
"Juventus sudah bermain bersama-sama dan menang sebagai sebuah tim untuk beberapa musim. Jadi mereka memiliki ketenangan dan rasa percaya diri, sedangkan kami tidak. Kami juga kesulitan untuk mengejar mereka di liga," imbuh Keita.
(rin/roz)










































