Kesalahan Terbesar Galliani: Lepas Pirlo

Kesalahan Terbesar Galliani: Lepas Pirlo

Meylan Fredy Ismawan - Sepakbola
Kamis, 30 Jul 2015 16:21 WIB
Kesalahan Terbesar Galliani: Lepas Pirlo
Getty Images/Dino Panato
Milan - AC Milan membiarkan Andrea Pirlo pergi dari San Siro secara cuma-cuma empat tahun silam. Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, menyebut hal itu sebagai kesalahan terbesar yang pernah dia buat di bursa transfer.

Pirlo tampil pada 401 pertandingan dan mencetak 41 gol selama sepuluh musim memperkuat Milan. Dia ikut berperan dalam keberhasilan Rossoneri merebut dua gelar Liga Champions dan dua scudetto.

Kebersamaan Pirlo dan Milan berakhir pada 2011. Saat itu, kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperbarui kontrak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pirlo kemudian bergabung dengan Juventus, salah satu rival terberat Milan di Serie A. Kendati sudah tidak muda lagi, Pirlo ternyata langsung menjadi pilar penting di lini tengah Bianconeri. Dia mengantarkan Juve menjadi juara Serie A empat musim berturut-turut dan lolos ke final Liga Champions musim lalu.

Saat Pirlo sukses besar bersama Juve, Milan perlahan-lahan menurun. Mereka cuma meraih satu gelar sejak ditinggal Pirlo, yaitu Piala Super Italia 2011. Dalam dua musim terakhir, mereka malah finis di luar zona Eropa.

Galliani mengakui bahwa Milan harusnya berusaha lebih keras untuk mempertahankan Pirlo. Dia pun menyebut perginya Pirlo sebagai kesalahan terbesarnya.

"Kesalahan terbesar yang saya buat di bursa transfer adalah membiarkan Pirlo pergi meskipun itu merupakan kesalahan bersama dengan pihak-pihak lain. Jangan tanya siapa!" kata Galliani kepada Gazzetta dello Sport.

Pirlo kini telah meninggalkan Serie A. Gelandang 36 tahun itu memulai petualangan baru di Amerika Serikat bersama New York City FC.

(mfi/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads