Lima Kandidat Topskorer Serie A 2015/2016

Lima Kandidat Topskorer Serie A 2015/2016

Kris Fathoni W - Sepakbola
Kamis, 20 Agu 2015 11:05 WIB
Lima Kandidat Topskorer Serie A 2015/2016
Getty Images/Giuseppe Bellini
Jakarta - Akhir pekan ini Serie A akan kembali bergulir. Yang jadi rebutan bukan cuma Scudetto sebagai penanda tim juara, melainkan juga Capocannoniere sebagai simbol pemain tersubur sepanjang musim.

Musim lalu predikat topskorer tersebut disandang bersama oleh Luca Toni dari Verona dan Mauro Icardi yang bermain untuk Inter Milan. Masing-masing mengoleksi 22 gol sepanjang 2014-15.

Khusus Toni, keberhasilannya menjadi topskorer bersama itu sendiri menyelipkan rekor. Pesepakbola yang kini berusia 38 tahun itu menjadi pemain tertua yang menjadi topskorer Serie A, mengalahkan Dario Hubner yang pernah jadi topskorer di umur 35 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menilik kemampuan Toni sebagai penyerang, yang juga pernah membuatnya meraih predikat topskorer 2005-06, mantan pemain tim nasional Italia tersebut sangat mungkin akan kembali mencetak sejumlah gol walaupun mungkin tak mudah untuk kembali bersaing di Capocannoniere.

Hal itu tak lepas dari fakta bahwa Serie A musim panas ini sudah kedatangan sejumlah mesin gol yang diprediksi akan langsung mampu meledak. Berikut beberapa nama yang acapkali disebut-sebut sebagai kandidat kuat topskorer Serie A 2015-16.

Mauro Icardi

Icardi adalah salah satu penampil paling mantap dalam musim Inter yang terbilang tak bagus-bagus amat di Serie A 2014-15 lalu--saat Nerazzurri menyudahi musim di posisi delapan.

Total 22 gol dibuat penyerang Argentina 22 tahun tersebut sepanjang musim. Jumlah itu lebih dari sepertiga, dan bahkan nyaris setengah, dari total gol Inter sepanjang musim yang berjumlah 59.

Untuk Icardi sendiri jumlah gol tersebut juga merupakan sebuah lonjakan luar biasa mengingat pada musim pertamanya bersama La Beneamata mantan pemain Sampdoria itu cuma bisa membuat total 9 gol saja.

Dengan Inter sudah melakukan sejumlah perekrutan di musim panas, patut dinanti apakah itu akan menyokong produktivitas Icardi atau malah membuatnya kalah bersaing.

Mario Mandzukic

Getty Images/Lintao Zhang
Status Mandzukic sebagai "anak baru" di Serie A--ini akan jadi musim pertamanya di tanah Italia setelah Juve merekrutnya dari Atletico Madrid--tak menghentikan penyerang Kroasia 29 tahun itu langsung santer disebut-sebut sebagai salah satu nama calon topskorer.

Menilik CV-nya sebagai pesepakbola yang juga pernah membela klub-klub top macam Wolfsburg, Bayern Munich, dan kemudian Atletico, plus keberhasilannya mengoleksi sejumlah gelar, Mandzukic niscaya memang akan bisa menyemarakkan Serie A.

Akan tetapi, Mandzukic perlu banyak pembuktian untuk kemudian benar-benar bisa berdiri di puncak sebagai pemain paling subur sebuah kompetisi domestik--sesuatu yang belum pernah lagi ia lakukan sejak 2008-09 bersama Dinamo Zagreb di Kroasia.

Sudah begitu faktanya Mandzukic juga tercatat belum pernah mampu mendobrak masuk ke hitungan 20 gol dalam satu musim kompetisi liga yang ia ikuti. Gol terbanyaknya dalam satu musim di liga adalah 18 gol bersama Bayern di 2013-14.

Edin Dzeko

Getty Images/Giuseppe Bellini
Satu lagi "anak baru" di Serie A yang juga langsung diperhitungkan sebagai salah satu kandidat topskorer: Dzeko. Di atas kertas pemain yang dipinjam AS Roma dari Manchester City tersebut memang punya potensi.

Penyerang 29 tahun yang juga merupakan topskorer sepanjang masa tim nasional Bosnia dengan 42 gol itu setidaknya pernah menaklukkan tanah Jerman ketika menjadi topskorer Bundesliga 2009-10 dengan 22 gol untuk Wolfsburg.

Semusim sebelumnya Dzeko bahkan mampu mengemas 26 gol buat Wolfsburg walaupun ketika itu ia tidak mampu menjadi topskorer karena ada pemain lain yang mencetak dua gol lebih banyak darinya.

Di Inggris bersama City, yang mulai menggunakan tenaganya musim 2010-11, Dzeko acapkali harus bersaing Sergio Aguero yang jadi andalan lini depan. Tapi Dzeko setidaknya masih mampu 14 gol di musim 2011-12 dan 2012-13, dan 16 gol di 2013-14.

Carlos Bacca

Getty Images/Giuseppe Bellini
Bacca menjadi nama lain yang masuk barisan pemain anyar Serie A dan sudah digadang-gadang akan langsung mampu mencetak banyak gol untuk diperhitungkan menjadi salah satu pemain tersubur.

Salah satu yang membuatnya dijagokan adalah fakta bahwa bersama Sevilla musim lalu, Bacca sudah tampil amat menggigit: ia membuat 20 gol di La Liga yang cuma kalah banyak dari lima pemain lain dan tujuh gol di Liga Europa untuk jadi runner-up topskorer ajang itu.

Secara umum dua musim penyerang Kolombia 28 tahun itu bersama Sevilla di Spanyol pun sudah berlangsung amat produktif. Pada musim lalu ia total membuat 55 gol di seluruh kompetisi, lebih banyak dua gol dari musim pertamanya.

Produktivitas yang sama kini diharapkan AC Milan dari pesepakbola yang musim panas ini diboyongnya dari Sevilla dengan nilai sekitar 30 juta euro tersebut.

Gonzalo Higuain

Getty Images
Di antara nama-nama baru, terselip Higuain yang akan menjalani musim ketiganya di Italia bersama Napoli. Penyerang Argentina 27 tahun itu musim lalu punya 18 gol di Serie A, cuma kalah banyak dari Carlos Tevez (20 gol), dan Icardi dan Toni.

Setelah menyudahi musim pertamanya di Serie A dengan 17 gol di liga, jumlah musim lalu jelas merupakan sebuah peningkatan buat Higuain--sesuatu yang tentu ingin ia tingkatkan pada musim ketiganya.

Menilik rekam jejak Higuain, titik 20 gol pun bukan sesuatu yang mustahil buat dirinya. Toh semasa masih membela Real Madrid yang dihuni sederet pemain bintang ia pernah membuat 22 gol pada 2008-09 dan 2011-12, dan 27 gol di 2009-10.

Kehadiran Maurizio Sarri, yang menggantikan Rafael Benitez pada musim panas, bukan cuma diharapkan bisa membawa Napoli tampil lebih oke daripada musim lalu saat finis kelima tetapi juga diharapkan bisa mengeluarkan yang terbaik dari Higuain.
Halaman 2 dari 6
Icardi adalah salah satu penampil paling mantap dalam musim Inter yang terbilang tak bagus-bagus amat di Serie A 2014-15 lalu--saat Nerazzurri menyudahi musim di posisi delapan.

Total 22 gol dibuat penyerang Argentina 22 tahun tersebut sepanjang musim. Jumlah itu lebih dari sepertiga, dan bahkan nyaris setengah, dari total gol Inter sepanjang musim yang berjumlah 59.

Untuk Icardi sendiri jumlah gol tersebut juga merupakan sebuah lonjakan luar biasa mengingat pada musim pertamanya bersama La Beneamata mantan pemain Sampdoria itu cuma bisa membuat total 9 gol saja.

Dengan Inter sudah melakukan sejumlah perekrutan di musim panas, patut dinanti apakah itu akan menyokong produktivitas Icardi atau malah membuatnya kalah bersaing.

Status Mandzukic sebagai "anak baru" di Serie A--ini akan jadi musim pertamanya di tanah Italia setelah Juve merekrutnya dari Atletico Madrid--tak menghentikan penyerang Kroasia 29 tahun itu langsung santer disebut-sebut sebagai salah satu nama calon topskorer.

Menilik CV-nya sebagai pesepakbola yang juga pernah membela klub-klub top macam Wolfsburg, Bayern Munich, dan kemudian Atletico, plus keberhasilannya mengoleksi sejumlah gelar, Mandzukic niscaya memang akan bisa menyemarakkan Serie A.

Akan tetapi, Mandzukic perlu banyak pembuktian untuk kemudian benar-benar bisa berdiri di puncak sebagai pemain paling subur sebuah kompetisi domestik--sesuatu yang belum pernah lagi ia lakukan sejak 2008-09 bersama Dinamo Zagreb di Kroasia.

Sudah begitu faktanya Mandzukic juga tercatat belum pernah mampu mendobrak masuk ke hitungan 20 gol dalam satu musim kompetisi liga yang ia ikuti. Gol terbanyaknya dalam satu musim di liga adalah 18 gol bersama Bayern di 2013-14.

Satu lagi "anak baru" di Serie A yang juga langsung diperhitungkan sebagai salah satu kandidat topskorer: Dzeko. Di atas kertas pemain yang dipinjam AS Roma dari Manchester City tersebut memang punya potensi.

Penyerang 29 tahun yang juga merupakan topskorer sepanjang masa tim nasional Bosnia dengan 42 gol itu setidaknya pernah menaklukkan tanah Jerman ketika menjadi topskorer Bundesliga 2009-10 dengan 22 gol untuk Wolfsburg.

Semusim sebelumnya Dzeko bahkan mampu mengemas 26 gol buat Wolfsburg walaupun ketika itu ia tidak mampu menjadi topskorer karena ada pemain lain yang mencetak dua gol lebih banyak darinya.

Di Inggris bersama City, yang mulai menggunakan tenaganya musim 2010-11, Dzeko acapkali harus bersaing Sergio Aguero yang jadi andalan lini depan. Tapi Dzeko setidaknya masih mampu 14 gol di musim 2011-12 dan 2012-13, dan 16 gol di 2013-14.

Bacca menjadi nama lain yang masuk barisan pemain anyar Serie A dan sudah digadang-gadang akan langsung mampu mencetak banyak gol untuk diperhitungkan menjadi salah satu pemain tersubur.

Salah satu yang membuatnya dijagokan adalah fakta bahwa bersama Sevilla musim lalu, Bacca sudah tampil amat menggigit: ia membuat 20 gol di La Liga yang cuma kalah banyak dari lima pemain lain dan tujuh gol di Liga Europa untuk jadi runner-up topskorer ajang itu.

Secara umum dua musim penyerang Kolombia 28 tahun itu bersama Sevilla di Spanyol pun sudah berlangsung amat produktif. Pada musim lalu ia total membuat 55 gol di seluruh kompetisi, lebih banyak dua gol dari musim pertamanya.

Produktivitas yang sama kini diharapkan AC Milan dari pesepakbola yang musim panas ini diboyongnya dari Sevilla dengan nilai sekitar 30 juta euro tersebut.

Di antara nama-nama baru, terselip Higuain yang akan menjalani musim ketiganya di Italia bersama Napoli. Penyerang Argentina 27 tahun itu musim lalu punya 18 gol di Serie A, cuma kalah banyak dari Carlos Tevez (20 gol), dan Icardi dan Toni.

Setelah menyudahi musim pertamanya di Serie A dengan 17 gol di liga, jumlah musim lalu jelas merupakan sebuah peningkatan buat Higuain--sesuatu yang tentu ingin ia tingkatkan pada musim ketiganya.

Menilik rekam jejak Higuain, titik 20 gol pun bukan sesuatu yang mustahil buat dirinya. Toh semasa masih membela Real Madrid yang dihuni sederet pemain bintang ia pernah membuat 22 gol pada 2008-09 dan 2011-12, dan 27 gol di 2009-10.

Kehadiran Maurizio Sarri, yang menggantikan Rafael Benitez pada musim panas, bukan cuma diharapkan bisa membawa Napoli tampil lebih oke daripada musim lalu saat finis kelima tetapi juga diharapkan bisa mengeluarkan yang terbaik dari Higuain.

(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads