Inter Akhirnya Kalah

Liga Italia

Inter Akhirnya Kalah

- Sepakbola
Senin, 28 Feb 2005 04:54 WIB
Jakarta - Laju tanpa kekalahan Inter Milan di Seri A akhirnya terhenti. Inter ditaklukkan AC Milan 0-1 dalam derby kota Milano, Senin (28/2/2005). Satu-satunya gol dicetak oleh Kaka. Dengan kemenangan ini, Milan kembali menempati posisi puncak klasemen dan menggeser Juventus, yang beberapa jam lalu menang atas Siena 3-0, dengan keunggulan selisih dua gol. Kemenangan ini terasa lebih manis, karena datang hanya beberapa hari setelah Milan juga menuai kemenangan di Liga Champions atas Manchester United. Sementara buat Inter, kekalahan dini hari ini tak hanya menghentikan laju tanpa kekalahannya di angka 25. Javier Zanetti dkk pun harus rela menyerahkan peringkat ketiga kepada Sampdoria, yang kemarin menang atas Brescia. Il Samp mengoleksi nilai 43, sementara Inter 42. Tak ada gol yang tercipta di babak pertama pertandingan derby Milano yang digelar di Stadion San Siro, Senin (28/2/2005) dinihari WIB. Dua tim sama-sama tak diperkuat oleh top skornya yang cedera. Pelatih Inter Roberto Mancini menurunkan duet Christian Vieri dan Obafemi Martins, sementara Adriano dibangkucadangkan. Kubu Milan, yang kehilangan Andriy Shevchenko yang cedera retak tulang pipi, menampilkan striker tunggal Hernan Crespo, dengan ditopang oleh empat gelandang. Inter, yang bertindak sebagai tuan rumah, mengambil inisiatif penyerangan terlebih dahulu. Namun adalah Milan yang memperoleh peluang emas pertama kali. Dalam sebuah kemelut di depan gawang Inter, Rui Costa berhasil mendapatkan peluang untuk menjebol gawang lawannya. Namun, kiper Francesco Toldo mampu bereaksi dengan tepat dan menghalau bola dengan kakinya. Inter, yang tampak kesulitan menembus pertahanan Milan, akhirnya mencoba menembus gawang Milan lewat tendangan-tendangan dari luar kotak penalti. Beberapa kali Juan Sebastian Veron dan Vieri menguji ketangguhan Dida. Upaya Veron nyaris berhasil menjelang akhir babak pertama. Sebuah tendangan keras terarahnya memaksa Dida melakukan penyelamatan gemilang. Bola pun urung masuk gawang. Di babak kedua, Inter masih sering melepaskan tendangan jarak jauh, sementara Milan mencoba lebih mengefektifkan serangan dari sayap. Anehnya, ketika pertandingan masih menyisakan sekitar 25 lagi pelatih Carlo Ancelotti malah menarik keluar Rui Costa dan memasukkan bek veteran Alessandro Costacurta. Namun pergantian pemain ini tak mengendurkan serangan Milan. Paolo Maldini dkk justru memetik gol menit ke-74 lewat kaki Kaka. Berawal dari tendangan penjuru, bola disundul Ivan Cordoba ke tepi kotak penalti Inter. Bola diterima Ivan Gattuso dan sang pemain melepaskan tendangan, namun bola yang sedianya akan menjadi tendangan langsung itu jatuh di kaki Kaka. Gelandang Brasil itu kemudian membelokkan arah bola hingga Toldo mati langkah dan tak kuasa menahan bola masuk ke gawangnya. Ketinggalan satu gol membuat Inter semakin meningkatkan serangan. Emre hampir menyamakan kedudukan dalam hitungan detik, namun tendangannya masih tepat di pelukan kiper Dida. Napsu menyerang Inter juga ditandai dengan dimasukkannya Adriano, hingga Inter bermain dengan tiga penyerang. Namun hingga peluit akhir dibunyikan wasit, tak ada gol balasan yang tercipta buat Inter. Skor bertahan untuk kemenangan Milan. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads