Menjamu Juventus di San Siro, Minggu (10/4/2016) dinihari WIB, Rossoneri tampil lebih efisien. Meski kalah penguasaan bola dengan 44 persen, Milan menciptakan 11 percobaan [5 on target] sedangkan Juve hanya sembilan percobaan [4 on target].
Alex membawa publik Milan bersorak lewat golnya di menit 18. Tapi keunggulan itu tidak berlangsung lama karena Mario Mandzukic menyamakan skor sebelum jeda pertandingan. Setelah turun minum, Paul Pogba mencetak gol untuk membawa Juve membalikkan keadaan di menit 65 sebelum akhirnya menuntaskan laga dengan kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasilnya yang membuat saya marah, karena kami tak pantas kalah di pertandingan ini. Saya tidak bisa meminta yang lebih lagi dari para pemain," ucap Mihajlovic kepada Mediaset Premium dan dikutip Football Italia.
"Milan memang memiliki kekurangan, tapi kami benar-benar tidak beruntung di musim ini."
"Malam ini bukan cuma tiga angka yang dipertaruhkan tapi juga harga diri dan kehormatan kami. Kami tidak ingin kehilangan muka lagi. Kami bisa mengangkat kepala kami, dengan bermain di level yang sama dengan Juventus."
"Saya melihat ada rasa lapar, karakter, dan intensitas. Gigi Buffon butuh melakukan dua atau tiga penyelamatan bagus dan dia yang menjadi pembedanya. Kami mesti meneruskan determinasi ini karena aspek psikologi selalu menjadi masalah kami yang sesungguhnya."
(rin/krs)











































