Inter memulai Serie A musim ini dengan meyakinkan lewat lima kemenangan beruntun untuk memuncaki klasemen. Kendati sempat tergusur, Inter kemudian kembali ke posisi teratas di giornata 15 hingga pertengahan musim.
Namun, setelah memuncaki klasemen pada 6 Januari, posisi Inter terus melorot. Tujuh pekan setelah memimpin klasemen, Inter anjlok ke urutan kelima setelah hanya menang sekali dalam tujuh pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Baca juga: Kalah dari Lazio, Inter Gagal ke Liga Champions]
Dengan hasil tersebut, Inter terpaku di urutan keempat dengan 64 poin dari 36 pertandingan. Dengan dua laga tersisa, Mauro Icardi dkk. dipastikan tak bisa lagi mengejar AS Roma yang unggul tujuh angka.
Kiper Inter, Samir Handanovic, menyayangkan inkonsistensi timnya. Dia juga menyebut Inter sudah menyia-nyiakan keunggulan yang sempat mereka kumpulkan di paruh pertama musim ini.
"Tahun ini kami mengalami naik turun, bahkan dalam satu pertandingan. Sekarang kami gagal ke Liga Champions, jadi kami harus terus melaju dan fokus ke pertandingan berikutnya melawan Empoli," ujar Handanovic kepada Mediaset Premium seperti dikutip Football Italia.
"Klasemen selalu mengatakan yang sebenarnya dan Anda berada di tempat di mana Anda pantas berada. Kami ada di urutan keempat karena tim-tim di depan kami lebih baik," lanjutnya.
"Kami menyia-nyiakan keunggulan kami di klasemen, karena kami tidak menyadari betapa pentingnya 17 pertandingan pertama," kata Handanovic menambahkan.
Posisi Inter sendiri di zona Liga Europa sudah dipastikan aman. Mereka tinggal memperebutkan posisi keempat dengan Fiorentina yang terpaut empat angka di urutan kelima.
(nds/mfi)











































