Nasib Gabigol di Inter Buat Sang Agen Bertanya-tanya

Meylan Fredy Ismawan - Sepakbola
Rabu, 21 Des 2016 19:53 WIB
Foto: Getty Images/Maurizio Lagana
Milan - Minimnya kesempatan bermain yang didapatkan oleh Gabriel Barbosa di Inter Milan membuat agen si pemain bingung. Dia tak tahu apa yang membuat Gabigol jarang dimainkan.

Pergantian pelatih dari Frank de Boer ke Stefano Pioli tak banyak mengubah nasib Gabigol. Striker Brasil berusia 20 tahun itu tetap saja lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan.

Gabigol, yang diboyong Inter dari Santos dengan nilai transfer sekitar 28 juta euro di bursa transfer musim panas lalu, baru main dua kali dalam seragam Inter dan dua-duanya sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir.

Agen Gabigol, Wagner Ribeiro, sudah berusaha mencari jawaban kenapa kliennya jarang main meski punya kondisi fisik yang prima.

"Saya berada di San Siro untuk Inter-Fiorentina dan saya bertanya kepada Presiden Erick Thohir kenapa pemain saya tidak dimasukkan ketika tim sedang unggul 3-0. Saya paham dia masih muda dan harus banyak belajar, tapi saya bertanya-tanya apa yang kurang dari dia dan membuatnya tidak bermain," ujar Ribeiro kepada Gazzetta dello Sport.

"Kalau Inter memuncaki klasemen Serie A, saya akan mengatakan bahwa mereka sedang menunggu kesempatan bermain untuknya. Namun, Inter ada di papan tengah dan dia tetap tak mendapatkan kesempatan.

"Saya bertemu dengan Presiden Thohir dan dia bilang ke saya bahwa Inter akan menjadikan Gabriel pemain terbaik di dunia. Selain Nerazzurri, ada Juventus, Atletico Madrid, dan Leicester yang tertarik. Pada akhirnya, yang menentukan adalah aspek ekonomi.

"Gabriel tiba di Italia, dia disambut lebih dari seribu orang di bandara dan diperkenalkan di auditorium seperti halnya mereka memperkenalkan Ronaldo. Dia secara fisik baik dan cocok dengan tim, tapi dalam tiga bulan dia cuma main 19 menit," tutur Ribeiro.

Ribeiro akan segera bertemu Direktur Olahraga Inter, Piero Ausilio, untuk membahas masa depan Gabigol. Dia menginginkan solusi terbaik untuk kliennya.

"Pada bulan Januari, saya akan bertanya kepada Ausilio apa rencana Pioli untuknya. Apakah Pioli akan memberinya kesempatan atau mereka akan meminjamkannya ke klub lain? Saya tak ingin memaksa pelatih, tapi jika Anda tidak bermain untuk Inter maka akan ada kesempatan di tim lain. Adriano, sebagai contoh, pergi ke Parma dan kembali sebagai raja," kata dia.


(mfi/din)