DetikSepakbola
Senin 12 Februari 2018, 12:31 WIB

Yann Karamoh, Pemuda 19 Tahun yang Akhiri Puasa Dua Bulan Inter Milan

Kris Fathoni W - detikSport
Yann Karamoh, Pemuda 19 Tahun yang Akhiri Puasa Dua Bulan Inter Milan Yann Karamoh (Foto: Emilio Andreoli/Getty Images)
Milan - Setelah dua bulan, Inter Milan akhirnya kembali meraih kemenangan. Ada peran serta seorang pemuda 19 tahun dalam keberhasilan menyudahi puasa kemenangan.

Yann Karamoh. Demikian nama pemuda kelahiran Pantai Gading 19 tahun lalu itu. Baru musim panas lalu Karamoh didatangkan Nerazzurri dari klub Prancis Caen.

Dengan Mauro Icardi cedera, Karamoh dipercaya mencatatkan start pertamanya sedari menit awal di partai Seri A ketika Inter menjamu Bologna di giornata 24. Allenatore Luciano Spalletti memilihnya tampil ketimbang Antonio Candreva.

Kepercayaan tersebut dibayar tuntas oleh Karamoh. Penggawa timnas U-21 Prancis itu berkontribusi besar dalam dua gol Inter saat menang 2-1 atas Bologna, Minggu (11/2/2018).


Pada gol pertama Inter di menit-menit awal, Karamoh menguasai bola di sektor kanan sebelum memberi umpan terobosan jauh ke depan. Tampak akan keluar, bola bisa dikejar Marco Brozovic yang kemudian memberi umpan ke depan gawang untuk dikonversi Eder jadi gol.

Rodrigo Palacio kemudian menyamakan kedudukan untuk Bologna di pertengahan babak pertama. Tapi La Beneamata akhirnya bisa memastikan kemenangan lewat sebuah aksi Karamoh di babak kedua.

Memasuki menit ke-63, Karamoh menguasai bola di sisi kanan dan kemudian melakukan penetrasi ke area pertahanan Bologna. Dibantu kerjasama umpan satu-dua dengan Rafinha, Karamoh mengakhiri solo run dengan sepakan jitu yang pada prosesnya bikin Inter menang 2-1.

Yann Karamoh, Pemuda 19 Tahun yang Akhiri Puasa Dua Bulan Inter MilanYann Karamoh mencetak gol penentu kemenangan Inter Milan (Foto: Emilio Andreoli/Getty Images)

"Itu gol terpenting dalam karierku. Itu gol pertamaku di Italia, yang lahir di waktu berat buat tim dan aku pun sudah tak main selama beberapa waktu," kata Karamoh kepada Sky Sport Italia yang dikutip Football Italia.

Hasil itu menyudahi puasa kemenangan Inter selama delapan pertandingan berturut-turut (enam seri, dua kali kalah) di Serie A. Kemenangan terakhir Nerazzurri sebelum ini terjadi ketika melibas Chievo 5-0 pada tanggal 3 Desember, alias dua bulan lalu.

"Ia tampil sangat baik dan mencetak gol yang bagus," kata Spalletti mengomentari performa Karamoh di pertandingan tersebut.


(krs/mrp)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed