sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 04 Apr 2019 10:30 WIB

Kecaman untuk Bonucci Usai Komentar Kontroversial soal Pelecehan Kean

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Moise Kean dilecehkan secara rasial di markas Cagliari. (Foto: Enrico Locci/Getty Images) Moise Kean dilecehkan secara rasial di markas Cagliari. (Foto: Enrico Locci/Getty Images)
Jakarta - Leonardo Bonucci memicu kontroversi menyusul ucapannya terkait pelecehan rasial terhadap juniornya, Moise Kean. Bek Juventus itu pun dikecam ramai-ramai.

Kean mengalami pelecehan rasial saat Juventus melawat ke Cagliari di Sardegna Arena, Rabu (3/4/2019) kemarin. Pada laga yang dimenangi Bianconeri 2-0 ini, penyerang 19 tersebut mencetak gol kedua.

Maka usai mencetak gol, Kean pun merayakannya di depan ultras Cagliari dengan berdiri dan merentangkan tangan, sebagai jawaban atas pelecehan tersebut. Usai laga, Kean bahkan mengunggah foto perayaan gol itu plus keterangan,"Cara terbaik merespons rasialisme."




Tapi rupanya aksi Kean itu dinilai kurang tepat oleh Bonucci, seniornya sendiri. Bonucci menilai tindakan Kean justru menyumbang sebab pelecehan dari suporter Cagliari.

"Ada cemoohan-cemoohan rasialis setelah gol itu, Blaise (Matuidi) mendengarnya dan marah. Saya rasa kesalahannya 50-50, karena Moise tak seharusnya melakukan itu dan Curva tak semestinya bereaksi begitu," kata Bonucci kepada Sky Sport Italia.

"Kami adalah profesional, harus memberikan contoh dan tak memprovokasi siapapun," imbuhnya.

Komentar itu memicu kontroversi di kalangan pesepakbola. Bonucci dinilai malah membela bentuk-bentuk pelecehan.

Raheem Sterling sudah mengungkapkan pandangannya, menyiratkan bahwa pandangan Bonucci adalah sebuah lelucon. Sejumlah pesepakbola lainnya pun turut mengecam.




Mario Balotelli memberikan pendapatnya di kolom komentar pada foto yang diunggah Kean di Instagram. Selain itu ada pula Yaya Toure, Kevin-Prince Boateng, dan Memphis Depay.

"Bilang Bonucci, dia beruntung saya tak ada di sana. Alih-alih membelamu, dia melakukan itu? Saya kaget banget sih," ungkap Balotelli dikutip Marca.

"Bagi saya, tak ada yang lebih buruk dari memiliki rekan setim yang menyerang Anda," kata Yaya Toure seperti dilansir media yang sama.

Sementara itu Boateng mengunggah instastory dengan emoticon isyarat diam, dengan tagar Bonucci plus angka 50-50. Depay malah lebih frontal, menuliskan pandangannya di twitter sembari me-mention Bonucci kendati dia salah menyebut bek Juventus itu sebagai kapten tim.

"Saya kecewa dengan reaksimu sebagai kapten Juventus. Anak itu bisa menikmati golnya sesuka dirinya. Perannya sangat penting untuk tim dan dia dengan bangga bermain untuk negaranya, Italia. Dia harus dihormati untuk itu," ungkap Depay.




Dalam unggahan yang lain, Depay juga menyayangkan kasus pelecehan rasial masih terjadi di era saat ini.

Bonucci sendiri sudah mengklarifikasi ucapannya. Dia menyebut pernyataannya disalahartikan. (raw/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed