sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 16 Apr 2019 12:55 WIB

Presiden FIGC Desak Bakayoko-Kessie Disanksi karena Selebrasi Kontroversial

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Presiden FIGC mendesak agar Timoe Bakayoko dan Franck Kessie dihukum karena selebrasi kontroversial. (Foto: Juan Medina / AFP) Presiden FIGC mendesak agar Timoe Bakayoko dan Franck Kessie dihukum karena selebrasi kontroversial. (Foto: Juan Medina / AFP)
Milan - Timoue Bakayoko dan Franck Kessie terancam sanksi. Presiden FIGC Gabriele Garvina mempermasalahkan selebrasi kemenangan mereka usai AC Milan mengalahkan Lazio.

Usai laga yang berakhir 1-0 untuk keunggulan Milan itu, Bakayoko dan Kessie membentangkan jersey bek Lazio Francesco Acerbi. Aksi itu dilakukan untuk membalas komentar Acerbi di media sosial sebelum pertandingan, yang menyebut bahwa Lazio jauh lebih baik daripada Milan dan akan memenangi laga.

Padahal setelah Lazio kalah, Acerbi bertukar kaus dengan maksud menyudahi keributan di dunia maya itu. Namun, jersey itu justru dipakai Bakayoko dan Kessie untuk mengejek, sehingga situasi pun memanas lagi.


Bakayoko telah meminta maaf secara pribadi kepada Acerbi. Sedangkan pelatih Milan Gennaro Gattuso menilai bahwa selebrasi itu sudah kelewatan.

Meski begitu, duo Milan itu diyakini tidak akan sampai dijatuhi hukuman larangan bertanding. Namun Bakayoko dan Kessie masih mungkin didenda. Hal yang jelas, Garvina ingin keduanya dihukum.


"Apa yang terjadi di San Siro itu tidak sopan, dan seperti yang dicatat Wakil Menteri Olahraga Giorgetti, tidak pantas," sembur Gravina kepada Radio GR Parlamento yang dikutip Football Italia. "Tindakan itu harus dihukum, dikutuk, dan dinilai sebagai pelanggaran norma etik dan prinsip olahraga kami."

"Acerbi adalah pria yang luar biasa. Ada cemoohan di media sosial, dan seperti yang dikatakan Gennaro Gattuso, para pemain mestinya mengurangi penggunaannya dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk fokus pada latihan mereka."

"Dengan menyerahkan seragamnya kepada para pemain Milan dan berjabat tangan, Acerbi membuktikan bahwa dia ingin mengakhiri kontroversi apapun. Memamerkan seragam yang sama hampir seperti kulit kepala di depan publik dan reaksi yang jelek yang harus kita cegah agar tidak terjadi lagi." (rin/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed