sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 21 Apr 2019 10:05 WIB

Habis Gelap Terbitlah Terang Ala Juventus

Yanu Arifin - detikSport
Pemain Juventus merayakan keberhasilan mengunci titel Scudetto Liga Italia 2018/2019, usai mengalahkan Fiorentina 2-1 di Allianz Stadium, Sabtu (20/4/2019. (Foto: Massimo Pinca/Reuters) Pemain Juventus merayakan keberhasilan mengunci titel Scudetto Liga Italia 2018/2019, usai mengalahkan Fiorentina 2-1 di Allianz Stadium, Sabtu (20/4/2019. (Foto: Massimo Pinca/Reuters)
Turin - Habis gelap terbitlah terang. Begitulah perumpamaan untuk Juventus, yang baru saja mengunci titel juara Liga Italia untuk delapan kali beruntun.

Juventus mengunci titel Scudetto musim 2018/2019 lebih cepat. Cristiano Ronaldo dkk meraihnya di pekan ke-33, usai mengalahkan Fiorentina 2-1 di Allianz Stadium, Sabtu (20/4/2019).

Kemenangan itu sudah cukup membuat Juventus takkan mampu dikejar lawan-lawannya lagi di Serie A musim ini. Dengan menyisakan lima pertandingan, Bianconeri sudah mendulang 87 poin, unggul 20 angka dari Napoli.




Keberhasilan ini membuat Juventus berhasil merebut Scudetto ke delapan kalinya secara berturut-turut. Capaian itu adalah rekor terbaru di Eropa, di mana belum ada satu klub pun di Liga Italia, Inggris, Spanyol, Prancis, dan Jerman, mampu menjuarai liga delapan kali beruntun.

Gelar Scudetto juga menjadi pelipur lara bagi Juventus, yang gagal di Liga Champions. Beberapa hari lalu, sebelum mengunci Scudetto ini, awal gelap justru menyelimuti Allianz Stadium, saat tim asuhan Massimiliano Allegri itu disingkirkan Ajax Amsterdam di perempatfinal.

Setelah berimbang 1-1 pada leg pertama di Amsterdam, Juventus justru kalah 1-2 dari Ajax di Turin, Rabu (17/4/2019) dini hari WIB. Raksasa Serie A itu kandas dengan agregat 2-3.

Kegagalan di Liga Champions itu banyak dianggap tamparan pedas bagi Juventus. Pasalnya, mereka sudah berinvestasi mahal untuk meraih Si Kuping Besar, salah satunya dengan mendatangkan Cristiano Ronaldo di awal musim.




Ronaldo, yang dibeli Juventus dari Real Madrid senilai 100 juta euro, disebut-sebut bisa menjamin gelar Liga Champions untuk Juventus. Maklum, pemain Portugal itu sudah lima kali menjuarainya, plus berstatus top skorer Liga Champions sejauh ini.

Tapi, Juventus akhirnya kandas juga di perempatfinal dan harus mencobanya tahun depan. Beberapa hari berselang, La Vecchia Signora pun membayar kegagalan itu dengan mengunci titel juara Liga Italia.

Habis gelap, terbitlah terang bagi Juventus. Setelah gagal di Liga Champions, Juventus menunjukkan kedigdayaannya di Liga Italia malam tadi.


(yna/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed