Adriano Taklukkan Milan
Senin, 12 Des 2005 05:16 WIB
Jakarta - Setelah gagal di sembilan pertemuan sebelumnya, Inter akhirnya bisa mengalahkan rival sekotanya AC Milan dalam lanjutan kompetisi Liga Italia di stadion San Siro, Senin (12/12/2005) dinihari WIB.Bertindak sebagai tuan rumah Inter unggul 3-2. Adriano menjadi bintang kemenangan Nerazzurri berkat dua gol yang ia lesakkan ke gawang Dida, termasuk di masa injury time babak kedua.Hasil dramatis ini mengatrol posisi Inter ke urutan dua di daftar klasemen dengan 32 angka dari 15 pertandingan, terpaut 10 poin dari pimpinan sementara Juventus, yang tadi malam menang telak 4-0 atas Cagliari.Milan melorot ke peringkat empat karena perolehan nilainya juga kalah dengan Fiorentina yang juga mengantongi 32 poin. Anak-anak Carlo Ancelotti masih dengan 31 angka dari jumlah pertandingan yang sama.Dalam duel ini pelatih Inter Roberto Mancini mengubah kebiasaannya memainkan formasi 4-2-3-1 menjadi 4-4-2 dengan Adriano dan Obafemi Martins di depan. Ia memberi Juan Veron peran kunci di lapangan tengah, sementara Walter Samuel dipilih mendampingi Ivan Cordoba di sentral pertahanan. Di kubu Milan, absennya Marcos Cafu dan kapten Paolo Madini membuat Ancelotti menaruh Jaap Stam sebagai full back kanan dan menggeser Kakha Kaladze dari bek kiri ke central defender, sedangkan Serginho ditarik ke posisi yang biasa ditempati Kaladze.Inter bermain agresif sejak menit awal dan berhasil memaksa Milan lebih sering bermain di wilayahnya sendiri. Mendekati setengah jam, tepatnya di menit 24, mereka meraih gol pertamanya dengan sedikit kontroversial.Martins, yang bekerja sama satu-dua dengan Adriano, terjatuh di kotak terlarang Milan. Wasit menganggap Alessandro Nesta bertanggung jawab atas insiden tersebut dan memberi Inter hadiah penalti, sekalipun hukuman tersebut terkesan terlalu 'kejam' buat Milan.Adriano yang ditunjuk sebagai algojo berhasil memperdaya rekannya di timnas Brasil, Dida, dan mengirim bola ke jaring Milan. Tuan rumah memimpin 1-0.Milan dapat menyamakan kedudukan tujuh menit menjelang turun minum, setelah Kaka dijatuhkan pemain Inter di depan kotak 16 meter. Tendangan bebas Andrea Pirlo kemudian mengenai tangan Dejan Stankovic. Alhasil, sekali lagi wasit menunjuk ke titik putih, kali ini buat Milan.Sama seperti yang dilakukan Adriano, Andriy Sehvchenko juga berhasil menunaikan tugasnya sebagai eksekutor penalti. Hasilnya, kedudukan berubah 1-1 dan bertahan hingga babak pertama selesai.Permainan terbuka tetap diperagakan kedua tim usai interval. Milan memiliki peluang cantik tatkala umpan silang Stam gagal diteruskan Alberto Gilardino di mulut gawang Julio Cesar.Sebaliknya, kesempatan emas Inter di menit 59 dapat dimaksimalkan oleh Martins. Diawali free kick keras Adriano yang hanya bisa dimentahkan Dida, striker muda Nigeria itu merespons bola muntah dengan menceploskannya ke gawang lawan.Setelah itu Inter cenderung mulai defensif, namun Milan tetap bisa mencuri gol balasan. Di menit 83, dari tendangan bebas Pirlo, Stam berhasil melompat tinggi mengalahkan Stankovic dan Adriano untuk menanduk bola tanpa bisa dihadang kiper Cesar.Memasuki menit kedua injury time Inter memperoleh tendangan penjuru. Dari situlah lahir gol kelima yang berarti kemenangan buat Inter, setelah Adriano berhasil menyambarnya di udara dan sundulannya mengoyak jala Dida.Ini adalah kemenangan Seri A pertama Inter A atas Milan sejak Maret 2002, sedangkan Milan baru saja menelan kekalahan ketiga dalam empat pertandingan terakhirnya di kompetisi domestik. Susunan pemain:Inter: Julio Cesar; J Zanetti, Cordoba, Samuel, Favalli; Figo (Burdisso 81), Cambiasso, Veron, Stankovic; Adriano, Martins (Cruz 85)Milan: Dida; Stam, Nesta (Simic 53), Kaladze; Serginho; Gattuso (Jankulovski 71), Pirlo, Seedorf; Kaka; Gilardino (Vieri 75), Shevchenko (a2s/)











































