sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 13 Jun 2020 01:00 WIB

Balotelli Tak Pernah Diberi Tes COVID-19 oleh Brescia

Randy Prasatya - detikSport
VERONA, ITALY - NOVEMBER 03: Mario Balotelli of Brescia Calcio  reacts during the Serie A match between Hellas Verona and Brescia Calcio at Stadio Marcantonio Bentegodi on November 3, 2019 in Verona, Italy.  (Photo by Alessandro Sabattini/Getty Images) Mario Balotelli seperti tak dianggap oleh Brescia. (Foto: Alessandro Sabattini/Getty Images)
Jakarta -

Mario Balotelli memberikan serangan kepada Brescia. Dia mengaku tak pernah diminta untuk tes COVID-19 oleh Brescia.

Hubungan Balotelli dengan Brescia sedang tidak harmonis. Striker 29 tahun itu bahkan disebut-sebut sudah melakukan tindakan indisipliner.

Hal itu membuat Presiden Brescia, Massimo Cellino, gerah. Dia malah menilai sudah bikin kesalahan dengan mengontrak Balotelli.

Beredar pula kabar bahawa Balotelli dikucilkan oleh klub. Ada beberapa foto beredar di media sosial yang memperlihatkan Balotelli tak boleh masuk ke tempat latihan.

Agen Balotelli, Mino Raiola, sempat membuat pernyataan bahwa pemainnya tak pernah di tes COVID-19. Pemain lain justru mendapat fasilitas untuk melakukan tes.

Mantan striker Manchester City itu mengakui bahwa apa yang dikatakan Raiola benar. Balotelli mengungkapnya di Story Instagram pribadi.

"Mereka mendiskriminasi Balotelli, dia belum pernah dites (COVID-19) oleh Brescia, bahkan sekalipun swab test," kata Raiola.

"Itu semua benar," tulis Balotelli di bawah unggahan kalimat Raiola.

Balotelli tidak mengikuti latihan klub pada 4 Juni. Info yang beredar, Balotelli tak datang karena alasan sakit.



Simak Video "Ucapan Presiden Brescia Rasis ke Balotelli"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com