sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 24 Jul 2020 09:01 WIB

Liga Italia: Empat Besar Terkunci, Scudetto Masih Sengit Sekali

Kris Fathoni W - detikSport
TURIN, ITALY - MAY 14:  Serie A trophy is displayed during the Serie A match between Juventus FC and UC Sampdoria at Juventus Arena on May 14, 2016 in Turin, Italy.  (Photo by Valerio Pennicino/Getty Images) Liga Italia: Empat Besar Terkunci, Scudetto Masih Sengit Sekali. (Foto: Valerio Pennicino/Getty Images)
Jakarta -

Di Liga Italia Serie A sampai dengan tiga giornata tersisa, posisi empat besar klasemen akhir sudah terkunci. Tapi perebutan Scudetto masih sengit sekali.

Selesai sudah laga-laga di giornata ke-35 Serie A. Udinese Vs Juventus, yang berakhir 2-1, dan Lazio Vs Cagliari, dengan skor 2-1, menyudahi rangkaian laga di pekan tersebut pada hari Jumat (24/7/2020) dini hari WIB.

Kemenangan Lazio atas Cagliari sekaligus memastikan terkuncinya posisi empat besar di klasemen akhir, yang membuat para penghuni posisi itu dipastikan tampil di Liga Champions musim depan dari jalur Serie A.

Keempat tim yang memastikan posisi empat besar tersebut adalah Juventus, Atalanta, Inter Milan, dan Lazio. Ini dikarenakan AS Roma yang berada di posisi kelima klasemen Liga Italia untuk sementara tak lagi punya poin cukup untuk naik ke posisi keempat.

Sampai dengan giornata ke-35, AS Roma mengoleksi 61 poin. Dengan tiga pekan tersisa, raihan maksimal Giallorossi adalah 70 angka. Masih di bawah raihan Lazio yang sejumlah 72 poin.

Jika posisi empat besar klasemen Liga Italia untuk musim ini sudah terkunci, berbeda halnya dengan perebutan Scudetto. Secara matematis, tim-tim yang berada di empat posisi tersebut sama-sama masih berpeluang menyabet Scudetto.

Hal itu tidak lepas dari kekalahan Juventus pada pekan ini, yang membuat raihan mereka terpaku di angka 80 poin. Dengan tiga giornata masih tersisa, Lazio yang berada di posisi keempat pun (lagi-lagi secara matematis) masih bisa menyalip.

Andaikata Lazio mampu sapu bersih kemenangan di laga sisa lawan Verona, Brescia, dan Napoli, poinnya akan jadi 81 angka. Dalam hitungan matematis, jumlah itu akan ada di atas Juventus.

Tentu saja secara realistis Lazio sulit untuk merebut Scudetto karena mereka bukan cuma harus sapu bersih kemenangan di laga sisa, tapi juga berharap ketiga tim di atasnya tidak menambah angka di tiga giornata terakhir.

Skenario serupa, dalam hitungan matematis, juga dialami Inter Milan yang kini memiliki 73 poin alias satu angka di atas Lazio. Yang menarik, setelah menghadapi Genoa dan Napoli, Inter harus melawan Atalanta di pekan pamungkas.

Seperti diketahui, Atalanta kini berada di posisi kedua klasemen Liga Italia, terpaut enam angka dari Juventus. Secara realistis, Atalanta-lah yang menjadi pesaing paling kuat Juventus dalam meraih Scudetto. La Dea sendiri akan menghadapi AC Milan, Parma, dan Inter di tiga laga sisa.

Sementara Juventus tetap berada di posisi terdepan dalam usaha meraih Scudetto kesembilannya secara beruntun. Keunggulan enam poin dan head to head atas Atalanta membuat Bianconeri cuma perlu tambahan tiga poin untuk jadi juara Liga Italia.

Secara matematis, Juventus cuma perlu mengalahkan Sampdoria yang jadi lawan di giornata berikutnya demi memastikan Scudetto. Tambahan tiga angka membuat raihan Nyonya Tua jadi 83 poin, menyamai raihan maksimal Atalanta. Keberhasilan meraih satu hasil imbang dan satu kemenangan atas Atalanta musim ini bikin Juventus unggul head to head atas rival terdekatnya itu dan jadi juara Liga Italia.



Simak Video "Udinese Vs Juventus: Nyonya Tua Dipermalukan di Menit Akhir"
[Gambas:Video 20detik]
(krs/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com