sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 03 Agu 2020 06:00 WIB

Menteri Olahraga Italia: Serie A Nyaris Dihentikan

Mohammad Resha Pratama - detikSport
ROME, ITALY - NOVEMBER 02:  A detail of the new Serie A ball HI- VIS before the Serie A match between AS Roma and SSC Napoli at Stadio Olimpico on November 2, 2019 in Rome, Italy.  (Photo by Paolo Bruno/Getty Images) Serie A 2019/2020 nyaris dihentikan oleh pemerintah Italia karena pandemi virus corona (Paolo Bruno/Getty Images)
Roma -

Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora, lega Serie A 2019/2020 akhirnya selesai. Karena pandemi virus corona, Spadafora nyaris menyetop liga.

Serie A musim ini selesai, Senin (3/8/2020) dini hari WIB, dengan menyisakan empat pertandingan. Juventus sudah memastikan gelar Scudetto sejak pekan ke-36, disusul Inter Milan sebagai runner-up di pekan terakhir.

Atalanta kembali finis empat besar dan Lazio bisa tampil lagi di Liga Champions, setelah sedekade lebih absen. Serie A musim ini memang jadi yang paling panjang durasinya karena sempat terhenti tiga bulan karena teror virus corona.

Apalagi Italia di awal pandemi ini sempat jadi negara paling parah terdampak, sehingga banyak kota harus di-lockdown. Bahkan kelangsungan Serie A juga sempat terancam karena beberapa klub menolak bermain lagi.

Sementara, pemerintah Italia juga sempat ragu karena kondisi kesehatan di Eropa belum membaik. Tapi, lewat protokol kesehatan yang ketat dan kerjasama semua pihak, kompetisi Italia bisa dimulai lagi pada 13 Juni lalu, dengan bergulirnya semifinal Coppa Italia.

"Serie A terpanjang dalam sejarah akhirnya selesai hari ini, tahun yang paling menyulitkan untuk negara kita," ujar Spadafora kepada ANSA.

"Kami harus melakoni debat panjang selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan lamanya untuk mencari kepastian, yang mana pikiran kami ingin bisa mengatasi pandemi ini, meningkatkan kapasitas perawatan intensif dan menyelamatkan nyawa banyak orang," sambungnya.

"Dalam kurun waktu itu, kami sempat berpikir untuk menghentikan musim, tapi syukurlah karena pendekatan yang bijak dan protokol kesehatan yang luar biasa dari FIGC - kami berterima kasih untuk itu - kami tidak hanya bisa memulai musim lagi, tapi menuntaskannya."

"Selamat untuk Scudetto kesembilan beruntun Juventus, dan juga Ciro Immobile yang menyamai rekor Gonzalo Higuain dan dengan 36 golnya berhasil memenangi sepatu emas Eropa."

"Kini fokus kami adalah untuk beberapa bulan ke depan, karena semua kompetisi harus dilaksanakan ketika keselamatan terjamin," tutup Spadarofa soal Serie A musim depan.



Simak Video "Lawan Cagliari, Juventus Telan Kekalahan 0-2"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com