sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 08 Agu 2020 17:30 WIB

Masa Depan Sarri Dipertanyakan, Juventus Kontak Pochettino

Okdwitya Karina Sari - detikSport
BELGRADE, SERBIA - NOVEMBER 06: Mauricio Pochettino, Manager of Tottenham Hotspur shows his appreciation to the fans after the UEFA Champions League group B match between Crvena Zvezda and Tottenham Hotspur at Rajko Mitic Stadium on November 06, 2019 in Belgrade, Serbia. (Photo by Justin Setterfield/Getty Images) Juventus mengontak Mauricio Pochettino untuk menggantikan Maurizio Sarri? (Foto: Justin Setterfield / Getty Images)
Turin -

Masa depan Maurizio Sarri diragukan usai Juventus tersingkir di Liga Champions. Juventus diklaim mulai mengontak Mauricio Pochettino untuk menggantikan Sarri.

Rumor tersebut diembuskan oleh Sportitalia, kurang dari 24 jam setelah Juventus disingkirkan Lyon di babak 16 besar. Meskipun Bianconeri menang 2-1 di leg kedua tadi malam, hasil itu tidak cukup karena dengan agregat 2-2, Juventus kalah dalam aturan gol tandang.

Publik Juventus sudah gerah dengan kinerja Sarri kendati sukses mempersembahkan Scudetto kesembilan beruntun. Strategi Sarri tidak disukai yang terbukti dengan performa Si Nyonya Tua yang melempem usai sebelumnya dikalahkan Lazio di Piala Super Italia, dan dibekap Napoli di final Coppa Italia.

Sportitalia melaporkan Pochettino bukanlah satu-satunya kandidat pengganti Maurizio Sarri. Namun, kontak awal sudah dilakukan untuk menanyakan apakah Pochettino bersedia memenuhi tantangan di Juventus.

Presiden Juventus Andrea Agnelli dikabarkan memilih Zinedine Zidane sebagai pilihan pertama. Akan tetapi, akan sulit untuk mengeluarkan Zidane dari Real Madrid usai baru setahun lalu comeback.

Sedangkan media-media top macam Sky Sport Italia dan La Gazzetta dello Sport mengarah kepada pelatih Lazio Simone Inzaghi. Namun, Biancoceleste akan berlaga di Liga Champions musim depan sehingga Inzaghi diyakini tidak akan mau hengkang.

Mauricio Pochettino sendiri masih menganggur setelah diberhentikan Tottenham Hotspur pada akhir 2019. Tidak bisa dipungkiri manajer Argentina itu merupakan pilihan yang realistis bagi Juventus, apalagi keluarganya memiliki keturunan dari Turin.

Bagaimanapun, Agnelli mengungkapkan Juventus akan dievaluasi di banyak hal."Di Liga Champions, sudah jelas, sangat mengecewakan bagi kami, bagi para pemain dan fans. Seperti yang sudah saya bilang dalam beberapa tahun terakhir, Liga Champions itu adalah impian, sekarang harus menjadi target," kata dia usai pertandingan.

"Tersingkir seperti ini akan menjadi kekecewaan yang amat besar. Kami akan mengambil tiga hari untuk mempertimbangkan, mengevaluasi, dan memutuskan bagaimana yang harus dilakukan menuju musim depan.



Simak Video "Juventus Ditekuk AC Milan Gegara Nge-Blank di 15 Menit Akhir"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com