Tak Main di Eropa Untungkan Inter dalam Perburuan Scudetto

Putra Rusdi K - Sepakbola
Rabu, 30 Des 2020 20:45 WIB
Inter Milans Achraf Hakimi, right, celebrates with his teammates after he scored his sides second goal during a Serie A soccer match between Inter Milan and Bologna, at Milans San Siro Stadium, Saturday, Dec. 5, 2020. (AP Photo/Antonio Calanni)
Inter Milan diuntungkan dalam perburuan Scudetto karena tak main di kompetisi Eropa (Foto: AP/Antonio Calanni)
Milan -

Stefan de Vrij menilai Inter Milan diuntungkan dalam perebutan Scudetto karena hanya fokus di kompetisi domestik. Si Ular sudah tersingkir dari Liga Champions.

Inter menutup kompetisi Serie A sebelum libur Natal dengan berada di peringkat kedua. Mereka mengumpulkan 33 poin tertinggal satu poin dari AC Milan di puncak klasemen.

Nerazzurri kini sepenuhnya fokus ke kompetisi domestik. Pasalnya, mereka sudah tersingkir dari Liga Champions dan gagal berlaga di Liga Europa.

Ini terjadi setelah Inter menjadi juru kunci grup B pada fase Grup Liga Champions. Pasukan Antonio Conte kalah bersaing dengan Real Madrid, Borussia Moenchengladbach dan Shakhtar Donetsk.

Bek Inter, Stefan de Vrij menilai bahwa tersingkirnya timnya dari Liga Champions adalah sebuah kegagalan besar. Meski demikian, ia mengakui bahwa hal ini bisa menjadi keuntungan bagi Inter di kompetisi domestik.

Ini karena Inter tak perlu lagi membagi konsentrasi ke kompetisi Eropa. Namun, bek asal Belanda ini belum ingin terlalu jauh memikirkan soal Scudetto.

Ia menegaskan bahwa fokus La Beneamata saat ini adalah untuk memenangi setiap laga terdekat. Inter sendiri akan membuka kiprah mereka usai libur Natal dengan menghadapi Crotone, Minggu (3/1/2021).

"Apa yang terjadi di Eropa jelas kehilangan besar. Apa yang kami lakukan di lapangan tidak cukup. Kami ingin terus bermain di Eropa, tapi sekarang kami akan mencoba bermain bagus di Coppa Italia dan Serie A," ujar De Vrij dikutip dari Football Italia.

"Fakta bahwa kita hanya bisa berkonsentrasi pada ini bisa menjadi keuntungan, Namun itu bergantung sepenuhnya pada apa yang kita lakukan.

"Semuanya bisa saya katakan termasuk 'Scudetto'. Namun, kita tak ingin melihat terlalu jauh ke depan sama seperti melihat terlalu mundur ke belakang.

"Kami harus lebih baik hingga akhir. Memenangkan pertandingan demi pertandingan, dimulai dari pertandingan berikutnya," jelas mantan bek Lazio ini menambahkan.

(pur/krs)