Inter Milan Ganas di Depan, Butut di Belakang

Randy Prasatya - Sepakbola
Selasa, 05 Jan 2021 07:20 WIB
MILAN, ITALY - DECEMBER 05:  Achraf Hakimi #2 of FC Internazionale celebrates his first goal with his team-mate Milan Skriniar (L) during the Serie A match between FC Internazionale and Bologna FC at Stadio Giuseppe Meazza on December 5, 2020 in Milan, Italy.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Inter Milan masih harus terus memperbaiki lini pertahanan. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Jakarta -

Inter Milan mengalami peningkatan dalam produktivitas gol, namun jumlah kebobolan meningkat. Nerazzurri harus membenahi pertahanan jika ingin Scudetto.

Inter saat ini duduk di posisi kedua klasemen Liga Italia dengan 36 poin. Tim besutan Antonio Conte itu cuma tertinggal satu angka dari AC Milan yang ada di puncak.

Tak diragukan lagi jika Inter adalah salah satu penantang Scudetto untuk musim ini. La Benemata bisa memutus dominasi Juventus yang sudah menguasai Liga Italia selama sembilan musim beruntun.

Salah satu yang harus diperbaiki Inter untuk mencapai Scudetto adalah pertahanan. Inter sudah kebobolan 19 kali selama menjalani 15 laga, di sisi lain Milan cuma 16 kali dibobol lawan dan Juventus meski duduk di posisi kelima cuma kemasukan 14 kali dari 14 laga.

Jumlah kebobolan Inter ini kalah bagus dibandingkan musim lalu. Inter cuma kebobolan 13 kali selama menjalani 15 pekan musim 2019/2020. AC Milan dan Juventus justru jumlah kebobolannya saat ini membaik di bandingkan musim lalu.

Meski belum bagus di lini pertahanan, Inter mengalami peningkatan dalam jumlah gol. Musim ini Romelu Lukaku dkk sudah mengoleksi 40 gol dan menjadi klub paling subur sampai pekan ke-15. Jumlah itu meningkat sembilan gol dari musim lalu dengan kurun waktu yang sama.

Bek Inter, Milan Skriniar, mengakui bahwa lini pertahanan harus diperkuat. Hal itu sedang dalam perbaikan untuk mengimbangi produktivitas lini depan agar tidak sia-sia.

"Kami sedang bekerja, kami melakukan hal yang benar menurut saya. Di atas segalanya, kami berusaha memberikan kontinuitas pada pekerjaan dan hasil kami," kata Skriniar kepada SportMediaset.

"Tahun lalu kami tidak mencetak banyak gol, sekarang kami mencetak lebih banyak, kami para pemain bertahan harus kebobolan sesedikit mungkin," tegasnya.



Simak Video "Prediksi AC Milan VS Lazio Bersama Milanisti Indonesia dan Lazio Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/pur)