sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 22 Jan 2021 19:17 WIB

Legenda Milan: Rival Rossoneri Bukanlah Inter, Melainkan...

Bayu Baskoro - detikSport
MILAN, ITALY - OCTOBER 17:  Romelu Lukaku of Internazionale competes for the ball with Theo Hernandez of AC Milan during the Serie A match between FC Internazionale and AC Milan at Stadio Giuseppe Meazza on October 17, 2020 in Milan, Italy.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images) AC Milan dan Inter Milan bersaing ketat di Liga Italia musim ini. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Milan -

AC Milan bersaing ketat dengan Inter Milan di Liga Italia. Legenda Rossoneri, George Weah, menilai ada rival lain yang lebih mengancam Milan ketimbang Inter.

Dua tim asal Milan tersebut memang digadang-gadang menjadi kandidat terkuat peraih Scudetto musim ini. Hal tersebut merujuk pada posisi keduanya di papan klasemen sementara.

Milan saat ini menduduki puncak klasemen Liga Italia dengan 43 poin, sementara Inter berada di bawahnya dengan margin tiga angka saja. Keduanya unggul jauh ketimbang tim peringkat ketiga, Napoli, yang mengoleksi 34 poin.

Persaingan AC Milan dan Inter Milan di Liga Italia 2020/2021 tak luput dari perhatian eks pemain Rossoneri, George Weah. Pria yang kini menjabat sebagai Presiden Liberia itu tak menampik bila Milan dijagokan untuk meraih Scudetto di akhir musim.

Meski begitu, Weah memiliki pendapat lain perihal tim yang menjadi ancaman Milan di musim ini. Menurutnya, Inter bukan rival utama buat Zlatan Ibrahimovic dkk, melainkan Juventus.

Weah menyebut Juventus dapat menyulitkan Milan lantaran mereka telah mendominasi Serie A selama hampir satu dekade. Pemenang Ballon d'Or 1995 itu turut mengakui bila dirinya menggemari tim asal Turin tersebut sejak kecil.

"Saya bilang Juventus untuk dua alasan: karena saya waktu kecil mendukung Juve dan juga karena mereka sudah meraih titel selama sembilan tahun," kata Weah kepada La Gazzetta dello Sport.

23 Oct 1999:  George Weah of AC Milan consoles Ronaldo of Inter Milan after his sending off during the Serie A match at the San Siro in Milan, Italy.   Mandatory Credit: Claudio Villa /AllsportGeorge Weah (kiri) saat masih bermain di AC Milan. Foto: Claudio Villa /Allsport

"Waktu saya masih kecil di Afrika, gambaran Serie A belum populer. Kami dekat dengan sepakbola Prancis dan mereka menunjukkan gambar [Michael] Platini di Italia, sehingga saya akhirnya menggemari Juve," dia menambahkan.

"Kemudian kehidupan membawa saya ke Milan dan di sana saya menemukan keluarga dan juga lingkungan kerja yang fantastis. Milan memberikan saya segalanya, tapi dukungan saya ke Juve bertahan," ujarnya.

Juventus saat ini masih tertahan di peringkat kelima klasemen Liga Italia dengan 33 poin. Skuad asuhan Andrea Pirlo itu tertinggal 10 angka dari AC Milan.

(bay/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com