Ribut-ribut Ibrahimovic Vs Lukaku Masuk Penyelidikan

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 02 Feb 2021 04:00 WIB
MILAN, ITALY - JANUARY 26:  Zlatan Ibrahimovic (R) of AC Milan disputes with Romelu Lukaku (L) of FC Internazionale during the Coppa Italia match between FC Internazionale and AC Milan at Stadio Giuseppe Meazza on January 26, 2021 in Milan, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic bertikai di laga Coppa Italia. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Milan -

Drama keributan Zlatan Ibrahimovic dengan Romelu Lukaku belum usai. Pertikaian di antara keduanya kini masuk penyelidikan Federasi Sepakbola Italia (FIGC).

Ibrahimovic dan Lukaku terlibat adu mulut saat AC Milan bentrok dengan Inter Milan pada perempatfinal Coppa Italia di Giuseppe Meazza, Rabu (27/1/2021). Keduanya saling beradu kepala dan berbalas kalimat cercaan.

Ibrahimovic mengolok-olok striker Inter itu dengan sebutan 'keledai bodoh' dan menantangnya untuk menunjukkan 'voodoo sialan'. Lukaku membalas cacian tersebut dengan menghina Sang Singa Swedia beserta istrinya.

Setelah pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Inter 2-1 itu, Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku dihukum sanksi larangan bertanding selama satu pertandingan Coppa Italia. Hukuman tersebut diputuskan oleh hakim Pengadilan Olahraga Italia, Jumat (29/1).

Kasus keributan Ibrahimovic vs Lukaku rupanya tidak selesai sampai di situ. Melansir Reuters, FIGC melalui Jaksa Penuntut Federal membuka penyelidikan atas insiden tersebut, Senin (1/2).

FIGC dalam keterangan resminya menyebut pihaknya telah memanggil wasit di laga Inter vs Milan sebagai saksi. Keterangan dari si juru adil tersebut dibutuhkan untuk mengklarifikasi hukuman yang sudah dijatuhkan kepada keduanya.

informasi yang ingin ditelusuri yakni soal dugaan rasisme yang dilakukan Ibrahimovic kepada Lukaku. Apabila dinyatakan bersalah, maka penyerang 39 tahun itu bisa dijatuhi hukuman maksimal 10 pertandingan.

"Jaksa Federal Giuseppe Chiné membuka persidangan pagi ini terkait dengan bentrokan verbal antara pemain Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku selama Inter-Milan, dalam laga perempat final Coppa Italia yang dimainkan pada 26 Januari," kata FIGC dalam sebuah pernyataan.

"Sebagai bagian dari penyelidikan, Jaksa Penuntut Federal memutuskan memanggil wasit Paolo Valeri, yang akan diaudit dalam beberapa jam ke depan untuk mengklarifikasi lingkup sanksi yang sudah dijatuhkan terhadap kedua pemain selama pertandingan," ujarnya.



Simak Video "Prediksi AC Milan vs Inter Milan bersama Milanisti Indonesia dan Inter Club Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/nds)