Presiden Juventus Ribut dengan Conte, Kena Sindir Eks Bos Inter

Bayu Baskoro - Sepakbola
Sabtu, 13 Feb 2021 01:10 WIB
ROME, ITALY - JANUARY 29:  (L-R)Juventus FC head coach Antonio Conte and President Andrea Agnelli look on during the TIM cup match between S.S. Lazio and Juventus FC at Stadio Olimpico on January 29, 2013 in Rome, Italy.  (Photo by Paolo Bruno/Getty Images)
Antonio Conte dan Andrea Agnelli bersitegang di laga Juventus vs Inter. (Foto: Getty Images/Paolo Bruno)
Turin -

Perseteruan Presiden Juventus, Andrea Agnelli, dengan Antonio Conte ditanggapi eks Presiden Inter Milan, Massimo Moratti. Dia menyindir Agnelli soal itu.

Juventus bersua Inter di leg kedua semifinal Coppa Italia di Allianz Stadium, Rabu (10/2/2021). Pertandingan berakhir dengan skor 0-0.

Hasil imbang itu cukup membawa Juventus melangkah ke final. Si Nyonya Tua sebelumnya memenangi leg pertama atas Inter 2-1 di Giuseppe Meazza.

Pertandingan Juventus vs Inter sempat diwarnai keributan antara Antonio Conte dengan Andrea Agnelli. Pelatih Inter itu kedapatan mengacungkan jari tengah ke arah Agnelli yang duduk di tribun, tepat sebelum kedua tim memasuki lorong stadion di masa istirahat.

Agnelli membalas perlakuan Conte selepas pluit akhir pertandingan. Presiden Juventus itu terekam kamera mengeluarkan kalimat 'tutup mulutmu, dasar brengs*k' ke mantan juru taktik Bianconeri tersebut.

Keributan antara Agnelli dan Conte menjadi viral di media sosial. Federasi Sepakbola Italia (FIGC) bahkan sampai menyelidiki kejadian tersebut.

Perseteruan tersebut juga ikut dikomentari mantan presiden Inter, Massimo Moratti. Pengusaha 75 tahun tersebut menilai keributan seperti itu bisa saja terjadi, meskipun bukan sesuatu yang pantas dilakukan.

Moratti juga menyindir ulah Andrea Agnelli yang mengeluarkan kata-kata kasar ke Antonio Conte yang notabene adalah pelatih tim lawannya. Dia mengaku tak pernah melakukan hal serupa selama berkuasa di Inter pada 1995-2013.

"Itu tidak bagus, tapi saya rasa hal tersebut memang bisa terjadi. Tanpa kehadiran penonton, sangat mudah untuk menyadarinya," kata Moratti, dilansir dari Football Italia.

"Ngomong-ngomong, saya secara personal tidak pernah meminta pelatih Juventus untuk tutup mulut loh," ujarnya.

(bay/yna)