sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 22 Feb 2021 08:00 WIB

Inter Melaju karena Semakin Padu

Putra Rusdi K - detikSport
MILAN, ITALY - FEBRUARY 21: The FC Internazionale team celebrate victory following the Serie A match between AC Milan and FC Internazionale at Stadio Giuseppe Meazza on February 21, 2021 in Milan, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images) Inter Milan melaju usai semakin padu (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Milan -

Inter Milan melaju usai mulai padu menjalankan taktik Antonio Conte. Christian Eriksen dan Ivan Perisic yang dinilai tak cocok dengan Si Ular juga sudah nyetel.

Inter berhasil mengalahkan AC Milan 3-0 di San Siro pada pekan ke-23 Liga Italia, Minggu (21/2/2021) malam WIB. Tiga gol Si Ular dalam laga bertajuk Derby della Madonnina ini lahir dari brace Lautaro Martinez (menit ke-5 dan 57') dan Romelu Lukaku (66').

Kemenangan ini mengantarkan Si Ular semakin kukuh di puncak klasemen dengan 53 poin. Mereka menjauh dari kejaran Rossoneri dengan keunggulan empat poin.

Inter kini melaju setelah sempat tampil tak konsisten di awal musim ini. Kunci sukses kebangkitan Inter ini adalah semakin padunya pemain mereka menjalankan taktik sang pelatih Antonio Conte.

Pemain yang sempat dianggap tak cocok dengan gaya main Conte seperti Christian Eriksen dan Ivan Perisic kini bahkan mulai nyetel. Di laga kontra Milan, Eriksen dan Perisic yang dimainkan sebagai starter tampil apik.

Eriksen menjalankan tugasnya sebagai pembagi bola dengan baik. Dikutip dari Opta, ia mencatatkan persentase akurasi umpan sebesar 90 persen dengan dua kali mengkreasi peluang.

Sementara Perisic yang menjadi di wing-back kiri bermain eksplosif. Ia membuat dua assist di laga ini.

[Gambas:Opta]

Conte mengaku bangga Eriksen dan Perisic mulai bisa menyatu dengan Inter. Ia menilai para penggawa La Beneamata kini sudah begitu memahami apa yang diinginkannya.

"Saya percaya seorang pelatih harus meningkatkan semua pemain dan membiarkan mereka memahami gagasannya. Kami adalah tim dan kami memiliki landasan bermain yang jelas di kedua fase tersebut," ujar Conte dikutip dari Football Italia.

"Peningkatan Perisic dan Eriksen membuat saya bangga. Barella tiba di Inter dan segera beradaptasi dengan baik. Pemain lain membutuhkan lebih banyak waktu, Eriksen juga membutuhkan waktu. Dia telah memahami landasan bermain kami dan hal yang sama berlaku untuk Perisic."

"Tahun lalu Perisic tidak memiliki komitmen seperti saat ini, kini dia berubah. Hari ini, dia bermain sangat bagus dalam setiap aspek. Dia memiliki potensi yang luar biasa dan terkadang dia harus lebih percaya pada dirinya sendiri," ungkapnya.



Simak Video "Milan Takluk di Markas Spezia"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com