Romelu Lukaku: Kegemukan di MU, Diet Ketat di Inter

Bayu Baskoro - Sepakbola
Kamis, 25 Mar 2021 07:40 WIB
MILAN, ITALY - NOVEMBER 22: Romelu Lukaku of Inter Milan celebrates after scoring their sides second goal during the Serie A match between FC Internazionale and Torino FC at Stadio Giuseppe Meazza on November 22, 2020 in Milan, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Valerio Pennicino/Getty Images)
Romelu Lukaku menjalani diet ketat bersama Inter Milan. (Foto: Valerio Pennicino/Getty Images)
Milan -

Romelu Lukaku sempat kelebihan berat badan saat bersama Manchester United. Striker Belgia itu lalu menjalani diet ketat sejak bergabung ke Inter Milan.

Lukaku direkrut Inter dari MU pada musim panas 2019. Striker jebolan Anderlecht tersebut datang ke San Siro dengan kondisi memprihatinkan, yakni kegemukan.

Ketika masih berseragam MU, Lukaku memiliki berat lebih dari 100 kg. Bobot tubuhnya tersebut membuat dirinya menjadi lamban di lapangan.

Inter langsung menerapkan diet ketat kepada Lukaku agar berat badannya turun hingga ke porsi ideal. Nerazurri mempelajari kebiasaan pemain anyarnya tersebut dan memberikan makanan yang sehat.

MANCHESTER, ENGLAND - APRIL 10:  Romelu Lukaku of Manchester United reacts during the UEFA Champions League Quarter Final first leg match between Manchester United and FC Barcelona at Old Trafford on April 10, 2019 in Manchester, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)Romelu Lukaku kelebihan berat badan di Manchester United. (Foto: Michael Regan/Getty Images)

Usaha Inter Milan tersebut terbukti jitu. Romelu Lukaku mampu menurunkan berat badannya hingga 93 kg, serta kembali bergerak lincah dan tajam di lapangan.

Pada musim pertamanya di Inter, Lukaku sukses menceploskan 34 gol dari 51 penampilan di semua kompetisi. Ketajamannya berlanjut di musim 2020/2021, dengan torehan 25 gol dari 34 laga sejauh ini.

Lukaku bersyukur dengan program diet yang dia jalani bersama Inter. Mantan penyerang Chelsea dan Everton itu pun membeberkan apa saja yang dia konsumsi dalam dietnya.

"Ketika saya bergabung ke Inter, mereka melakukan analisis terhadap tubuh saya dan banyak yang telah berubah. Saya kemudian makan banyak salad dan ikan, yang berdampak besar buat saya, serta mengonsumsi makanan kaya karnitina dan vitamin," kata Lukaku kepada podcast Inter, seperti dikutip The Sun.

MILAN, ITALY - JANUARY 03: Romelu Lukaku of Inter Milan celebrates after scoring their team's fourth goal during the Serie A match between FC Internazionale and FC Crotone at Stadio Giuseppe Meazza on January 03, 2021 in Milan, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)Romelu Lukaku dengan tubuh lebih ramping di Inter Milan. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)

"Saya makan salad untuk makan siang, serta dada ayam dan mi jamur shirataki. Sejak mengikuti gaya hidup seperti ini, saya menjadi lebih baik di lapangan dan lebih responsif serta lebih cepat," dia menambahkan.

"Saya tidak makan pasta, tapi saya suka ubi dan beras hitam. Makanan-makanan itu membuat saya mencapai level lain, baik fisik mau pun mental,"

"Sehari sebelum pertandingan, saya banyak mengonsumsi karbohidrat. Setelah pertandingan saya biasanya makan dua pak gnocchi, itu sangat membantu saya dan masuk ke pencernaan dengan cepat,".

"Saya makan dan minum di stadium, di kantin kami, atau membawa makanan ke rumah untuk kemudian memulihkan tubuh dengan es," demikian kata Romelu Lukaku.



Simak Video "Prediksi Inter Milan VS Juventus Bersama Inter Club Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/ran)