Inter Lari Kencang Usai Conte Cekcok dengan Presiden Juventus

Randy Prasatya - Sepakbola
Senin, 12 Apr 2021 13:30 WIB
MILAN, ITALY - FEBRUARY 14: Lautaro Martinez of FC Internazionale celebrates with team mates and Antonio Conte, Head Coach of FC Internazionale after scoring their sides third goal during the Serie A match between FC Internazionale  and SS Lazio at Stadio Giuseppe Meazza on February 14, 2021 in Milan, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Inter Milan makin dekat dengan gelar Scudetto. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Jakarta -

Inter Milan selalu menang pada sembilan laga terakhirnya di Liga Italia musim ini. Hasil ini didapat usai insiden ribut Antonio Conte dengan presiden Juventus.

Nerazzurri saat ini memimpin klasemen Liga Italia dengan 74 poin. Scudetto semakin di depan mata karena dari delapan laga sisa, Inter unggul 11 poin dengan AC Milan dan 12 poin dari Juventus.

Laju kencang Inter didapat setelah disingkirkan Juventus pada ajang semifinal Coppa Italia. Inter selanjutnya mampu menyapu bersih sembilan pertandingan Liga Italia secara beruntun.

Hasil pahit Inter Milan di Coppa Italia juga menghadirkan sebuah drama. Pelatih Antonio Conte sempat cekcok dengan Presiden Juventus, Andrea Agnelli.

Conte kedapatan mengacungkan jari tengah ke arah Agnelli yang duduk di tribune. Kejadian tersebut terekam kamera ketika babak pertama berakhir, tepatnya sebelum kedua tim memasuki lorong stadion menuju ruang ganti. Video Conte mengacungkan jari tengah ke Agnelli kemudian viral di sosial media.

Agnelli juga tertangkap kamera mengumpat selepas peluit akhir. Menurut beberapa laporan media Italia, Agnelli mengeluarkan kalimat "tutup mulutmu berengsek".

La Gazzetta dello Sport kemudian melaporkan bahwa perselisihan berlanjut di lorong stadion. Insiden itu turut melibatkan petinggi Juventus lainnya, yakni Fabio Paratici dan Lele Oriali.

Antonio Conte sudah angkat bicara mengenai aksinya tersebut seusai pertandingan. Mantan pelatih Juventus itu mengaku kesal lantaran dirinya dicaci maki Andrea Agnelli sepanjang duel berlangsung.

Selepas insiden itu, Inter Milan merangkai rentetan hasil positif. Juventus sebaliknya justru mendapat hasil buruk, lewat kekalahan dari Napoli dan Benevento di Liga Italia hingga tersingkir di Liga Champions.

(ran/krs)