Evra: Juventus Sudah Salah Sejak Pecat Allegri

Randy Prasatya - Sepakbola
Minggu, 25 Apr 2021 08:00 WIB
BERGAMO, ITALY - MARCH 06:  Juventus FC head coach Massimiliano Allegri (R) gives instructions to his player Patrice Evra (L) during the Serie A match between Atalanta BC and Juventus FC at Stadio Atleti Azzurri dItalia on March 6, 2016 in Bergamo, Italy.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Patrice Evra saat masih bekerja dengan Massimiliano Allegri di Juventus. (Foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Jakarta -

Juventus menjalani musim 2020/2021 dengan sangat buruk Patrice Evra menilai bahwa kesalahan besar Bianconeri sudah dimulai saat memecat Massimiliano Allegri.

Evra berkostum Juventus selama dua setengah musim setelah didatangkan dari Manchester United pada awal musim 2014/2015. Dalam kurun waktu itu bek kanan asal Prancis tersebut merasakan dua Scudetto, dua Coppa Italia, dan satu Supercoppa Italia.

Ada pula keberhasilan Evra membawa Juventus menjadi finalis Liga Champions 2015. Kala itu Si Nyonya Tua gagal juara usai tumbang 1-3 dari Barcelona.

Selama di Turin Evra menghabiskan perjalanannya di bawah arahan Massimiliano Allegri. Mantan juru taktik AC Milan ini kemudian dipecat pada Mei 2019 untuk digantikan oleh Maurizio Sarri.

Evra menilai bahwa itu menjadi awal petaka Juventus, yang dampaknya pada musim ini besar kemungkinan gagal merebut Scudetto yang kesepuluh secara beruntun di bawah asuhan Andrea Pirlo.

"Saya menderita seperti semua fans Juventus, tapi mudah untuk membicarakannya ketika Anda bukan Presiden, tapi opini saya adalah dari seseorang yang berkeringat darah untuk jersey ini," kata Evra dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya.

"Saya berharap Andrea Pirlo baik-baik saja, dia adalah teman yang baik, saya berharap dia bisa bertahan di Juventus selama mungkin, tetapi saya juga harus mengatakan bahwa kesalahan terbesar adalah memecat Allegri: dia adalah pelatih yang cerdas, meski para penggemar bahkan mengkritiknya," sambungnya.

"Ketika dia menang dan membawa kami ke Final Liga Champions. Anda mengira dia pria Milan, tapi percayalah, dia sangat cinta, dan masih mencintai Juventus," Evra mengungkapkan seperti dikutip dari Football Italia.

Allegri membawa Juventus meraih lima Scudetto, empat Coppa Italia, dan dua Supercoppa Italia. Ada pula dua final Juventus yang di bawah arahan Allegri.



Simak Video "Liverpool Latah Ingin Gaet Chiesa, Juventus Menolak!"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)