11 Pemain Spezia Positif COVID-19 Gegara Satu Pemain Anti-Vaksin

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 20 Jul 2021 04:00 WIB
Spezias Brazilian forward Diego Farias (L) celebrates after opening the scoring during the Italian Serie A football match Spezia vs Inter Milan on April 21, 2021 at the Alberto-Picco stadium in La Spezia. (Photo by ANDREAS SOLARO / AFP)
COVID-19 sedang menjangkiti skuad Spezia. Foto: AFP/ANDREAS SOLARO
La Spezia -

Klaster COVID-19 merebak di dalam skuad Spezia. Penyebabnya bermula dari adanya pemain yang menolak untuk diberi vaksin.

Hingga Senin (19/7/2021), setidaknya ada 11 orang yang terjangkit virus Corona di klub tersebut, terdiri dari pemain dan staf. Akibatnya, latihan pramusim pun untuk sementara terpaksa diliburkan, diganti dengan latihan mandiri.

Profesor Vincenzo Salini, yang merupakan kepala medis Spezia, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula dari adanya pemain yang enggan untuk divaksinasi.

"Kami menyediakan vaksin dosis pertama, tapi ada dua pemain yang tak mau. Mereka menganggap diri mereka sebagai bagian dari kelompok anti-vaksin, dan klaster pun kemudian merebak," ujar Salini kepada Radio Punto Nuovo, dikutip Football Italia.

"Untungnya, semua orang dalam kondisi baik-baik saja. Semua klub sekarang sedang mengurus administrasi untuk vaksinasi," sambungnya.

Federasi Sepakbola Italia (FIGC) menginginkan semua pemain Liga Italia, khususnya Serie A dan Serie B, mendapat vaksin sebelum musim 2021/22 dimulai. Salini pun berharap, para pemain Spezia akan tergerak untuk divaksinasi setelah kejadian ini.

"Saya pikir kejadian ini akan mendorong para pemain untuk mau menerima vaksin. Ada beberapa pemain kami yang sudah diberi vaksin tapi tetap terjangkit karena mereka belum sepenuhnya divaksinasi, sebab butuh waktu sebelum efeknya muncul," lanjut Salini.

"Satu dari dua pemain anti-vaksin itu positif COVID-19, dan yang lainnya langsung tertular setelah mendapat dosis pertama."

"Saya yakin di Spezia, setelah dosis kedua selesai, tak akan lagi mengalami masalah begini. Stadion pun seharusnya sudah dibuka untuk penonton yang sudah mendapat lampu hijau (divaksinasi)," jelasnya.

(adp/pur)