Tammy Abraham di Roma: Lebih Garang ketimbang Lukaku-Werner

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 06 Okt 2021 16:20 WIB
VERONA, ITALY - SEPTEMBER 19: Tammy Abraham of AS Roma looks dejection during the Serie A match between Hellas and AS Roma at Stadio Marcantonio Bentegodi on September 19, 2021 in Verona, Italy. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Tammy Abraham jadi lebih tajam bareng AS Roma (Getty Images/Marco Luzzani)
Roma -

Chelsea boleh jadi salah melepas Tammy Abraham. Dia justru tampil garang bersama AS Roma, melebihi Romelu Lukaku dan Timo Werner.

Abraham memang tak terpakai lagi sejak Thomas Tuchel datang Januari lalu. Padahal di era Frank Lampard, Abraham adalah andalan di lini depan dan dia jadi top scorer tim musim lalu dengan 12 gol, bareng Werner.

Persoalan di lini serang Chelsea sebenarnya bisa diatasi jika Abraham lebih dimaksimalkan oleh Tuchel musim ini. Tapi, dia memilih untuk mendatangkan Romelu Lukaku dari Inter Milan.

Performa mantap Lukaku bersama Inter jadi alasan mengapa Chelsea rela membayar mahal 115 juta euro. Dia mencetak 64 gol sepanjang dua musim di sana.

Kehadiran Lukaku diharapkan bisa memperbaiki ketajaman Chelsea dan mau tak mau harus ada yang dikorbankan. Selain Olivier Giroud, Abraham juga dilepas Chelsea musim panas lalu ke Roma.

Klub Italia itu membayar 40 juta euro kepada Chelsea dengan harapan Abraham bisa jadi andalan baru di lini depan. Ketika kompetisi sudah berjalan dua bulan, performa Abraham rupanya lebih moncer ketimbang Lukaku maupun Werner.

Dengan adanya stigma pemain Inggris selalu kesulitan bermain di luar Premier League terutama di Italia, Abraham membuktikan dia adalah penyerang berkualitas. Dia sudah bikin empat gol dan dua assist dari 10 penampilan di seluruh kompetisi.

Abraham jadi pusat permainan Roma di bawah Mourinho dan imbasnya, dia dipanggil lagi masuk skuad timnas Inggris untuk laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 pekan ini.

Sementara iLukaku justru lagi seret gol setelah mencetak empat gol di empat laga awalnya. Dia sudah absen menjebol gawang lawan selama sebulan terakhir dan baru bikin empat gol tanpa assist dari sembilan laga.

Lalu, Werner bagaimana? masih sama seperti musim lalu, buang-buang peluang dan sulit bikin gol. Werner baru bikin dua gol dan satu assist dari delapan pertandingan.

Untungnya Chelsea masih di puncak klasemen dengan keunggulan satu poin atas Liverpool. Tapi, jika kondisi ini terus berlanjut, akankah Chelsea menyesal melepas Tammy Abraham?

(mrp/aff)