Inter Vs Juventus: Ayo dong Lebih Tajam Lagi, Nyonya Tua!

Putra Rusdi K - Sepakbola
Senin, 25 Okt 2021 11:02 WIB
MILAN, ITALY - OCTOBER 24: Paulo Dybala of Juventus celebrates after scoring their sides first goal during the Serie A match between FC Internazionale and Juventus at Stadio Giuseppe Meazza on October 24, 2021 in Milan, Italy. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Paulo Dybala mengatakan bawah Juventus harus meningkatkan daya serang mereka (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Milan -

Paulo Dybala menilai Juventus harus meningkatkan daya serang mereka usai laga kontra Inter Milan. Si Nyonya Tua memang tampil kurang tajam di musim ini.

Derby d'Italia yang mempertemukan Inter vs Juventus di Guiseppe Meazza pada laga pekan ke-9 Serie A, Senin (25/10/2021) dini hari WIB berakhir imbang 1-1. Tuan rumah unggul lebih dulu di menit ke-17.

Edin Dzeko membobol gawang Wojciech Szczesny memanfaatkan bola muntah dari tembakan Hakan Calhanoglu yang membentur tiang. Si Nyonya Tua selamat dari kekalahan setelah Paulo Dybala mencetak gol dari titik putih di menit ke-89. Wasit menunjuk titik putih usai Alex Sandro dilanggar oleh Denzel Dumfries.

Dybala mengaku senang Juventus membawa pulang satu poin dari markas Si Ular usai menjalani duel yang sengit. Meski demikian, La Joya masih kurang puas dengan performa lini depan timnya.

Dybala menilai Juventus harus meningkatkan kualitas serangan mereka. Di laga ini, Juventus butuh penalti untuk mencetak gol, padahal mereka lebih dominan dari Inter dalam hal peluang.

Dikutip dari Opta, Juventus melepaskan 16 tembakan dengan empat mengarah ke gawang sepanjang 90 menit. Sementara, Inter hanya bikin 10 percobaan dengan 2 mengarah ke gawang.

"Kami adalah Juventus, kami selalu bermain untuk menang. Namun, kami menghadapi tim yang sangat kuat. Mengingat jalannya pertandingan, kami senang bisa meraih poin," ujar Dybala dikutip dari Football Italia.

"Kami harus meningkatkan serangan, karena jika kami hanya mencoba untuk menang dengan satu gol, maka kami akan kesulitan jika mereka mencetak gol melawan kami. Namun, jika kami perlu menang 1-0, kami juga bisa melakukannya," jelasnya.

Kurang suburnya lini depan memang menjadi penyakit Juventus di musim ini. Bianconeri dalam empat laga sebelumnya hanya mampu menang dengan skor 1-0.

Juventus juga menjadi tim di 10 besar Serie A dengan produktivitas gol paling minim bersama Fiorentina. Pasukan Massimiliano Allegri baru bikin 13 gol dari sembilan laga.

Tambahan satu angka dari laga ini membuat Juventus berada di peringkat keenam dengan 15 angka. Untuk Inter, hasil ini bikin mereka tetap di urutan ketiga dengan 18 poin. Nerazzurri gagal memangkas jarak dengan Napoli dan Milan di posisi satu dan dua dengan raihan 25 angka.

(pur/krs)