ADVERTISEMENT

Juventus Ingin Kejar Ketertinggalan, tapi Jangan Terlalu Nafsu

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Senin, 29 Nov 2021 22:33 WIB
TURIN, ITALY - NOVEMBER 27: Paulo Dybala, Matthijs de Ligt and Wojciech Szczesny of Juventus acknowledges the fans after their sides defeat in the Serie A match between Juventus and Atalanta BC at Allianz Stadium on November 27, 2021 in Turin, Italy. (Photo by Valerio Pennicino/Getty Images)
Juventus diminta tetap tenang meski posisinya di Liga Italia tidak bagus (Foto: Getty Images/Valerio Pennicino)
Turin -

Juventus sadar betul posisinya di Liga Italia tidak bagus. Meski demikian, Massimiliano Allegri mewanti-wanti Juventus agar tetap tenang dalam mengejar.

Juventus tumbang di tangan Atalanta di Liga Italia akhir pekan kemarin. Bermain di kandang sendiri di Allianz Stadium, Si Nyonya Tua harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 01.

Itu jadi kekalahan kelima Juventus di Liga Italia musim ini. Akibatnya, Paulo Dybala dkk masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen Liga Italia dengan 21 poin dari 14 pertandingan.

Juventus tertinggal tujuh angka dari empat besar atau zona Liga Champions. Sedangkan dari Napoli yang ada di puncak klasemen, Juventus berjarak 14 poin.

Massimiliano Allegri mengungkap bahwa para pemain Juventus punya keinginan besar untuk memperbaiki posisi tim di klasemen. Meski demikian, Juventus juga diingatkan agar tidak terlalu nafsu.

"Suasananya adalah kami tertinggal di liga. Semua ingin melakukan sesuatu, tapi sekarang kami harus punya aturan," ujar Allegri seperti dilansir Football Italia.

"Kami akan keluar dari situasi ini, butuh ketenangan. Kalau kami makin bersemangat, justru makin berantakan. Kami harus memulai dari hal-hal sederhana dan semua akan mengikuti."

"Bukannya kami mengisolasi diri, kami di Juventus. Presiden bicara ke tim di hari Sabtu dan pagi ini ke para pegawai. Dia menyemangati kami," katanya.

Juventus selanjutnya akan tandang ke markas tim promosi, Salernitana, pada Rabu (1/12/2021) dini hari WIB.

(nds/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT