Christian Eriksen Siap Merumput Lagi

Yanu Arifin - Sepakbola
Jumat, 03 Des 2021 02:00 WIB
LA SPEZIA, ITALY - APRIL 21: Christian Eriksen of FC Internazionale in action during the Serie A match between Spezia Calcio  and FC Internazionale at Stadio Alberto Picco on April 21, 2021 in La Spezia, Italy.  (Photo by Gabriele Maltinti/Getty Images)
Christian Eriksen bersiap berlatih lagi bersama klub masa kecilnya, usai divonis punya masalah pada jantungnya. (Foto: Gabriele Maltinti/Getty Images)
Odense -

Christian Eriksen sempat beristirahat total akibat masalah pada jantungnya. Gelandang Inter Milan itu kini bersiap merumput lagi untuk berlatih.

Eriksen sempat kolaps di ajang Euro 2020. Di laga Denmark vs Finlandia, gelandang 29 tahun itu ambruk di lapangan Stadion Parken, 12 Juni 2021.

Sempat tak sadarkan diri, Eriksen akhirnya bisa siuman dan buru-buru dibawa ke rumah sakit setempat. Kemudian dikonfirmasi, ia mengalami masalah pada jantungnya, dan harus dipasang alat pacu jantung.

Eriksen praktis berhenti bermain sepakbola atas saran dokter. Setelah hampir enam bulan, kini sang pemain bersiap latihan lagi.

Dilansir Guardian, Christian Eriksen akan menjalani latihan di klub masa kecilnya, Odense Boldklub (OB). Hal itu dikonfirmasi Odense langsung.

"Eriksen menghubungi kami, dan dia sekarang masih berlatih sendiri," juru bicara OB mengatakan.

"Itu wajar baginya, karena dia bermain di sini di masa mudanya dan tinggal dekat sini. Kami sangat senang dapat memberikan fasilitas pelatihan untuknya," katanya.

Juru bicara OB tidak tahu kapan Eriksen akan mulai berlatih, atau sampai kapan.

OB merupakan klub masa kecil Eriksen, yang dibelanya pada 2005-2008. Itu menjadi klub kedua yang Eriksen, setelah pindah dari Middlefart G&BK.

Setelah dari OB, Eriksen kemudian pindah ke Ajax. Bersama klub Belanda itu, potensi pemain kelahiran 14 Februari 1992 tersebut mencuat, yang kemudian mengantarnya berseragam Tottenham Hotspur dan kini Inter Milan.

Inter Milan sebelumnya sudah mengonfirmasi bahwa Christian Eriksen tidak bisa bermain lagi di Serie A. Ada aturan dari Liga Italia, yang melarang penggunaan alat detak jantung pada pemain di kompetisinya.

(yna/nds)