ADVERTISEMENT

Juventus Kekurangan Sosok Pemimpin

Adhi Prasetya - Sepakbola
Sabtu, 08 Jan 2022 12:40 WIB
TURIN, ITALY - JANUARY 06: Matthijs De Ligt of Juventus thanks the support after the Serie A match between Juventus and SSC Napoli at Allianz Stadium on January 06, 2022 in Turin, Italy. (Photo by Stefano Guidi/Getty Images)
Juventus saat ini banyak diisi pemain muda. Foto: Getty Images/Stefano Guidi
Jakarta -

Juventus masih kesulitan bersaing di papan atas Serie A musim ini. Sami Khedira berpendapat ada yang salah dengan sikap para pemain Bianconeri, dan itu disebabkan kurangnya pemimpin di dalam tim.

Juventus saat ini ada di peringkat lima klasemen sementara Liga Italia dengan 35 poin. Skuad asuhan Massimiliano Allegri tertinggal 11 poin dari Inter Milan yang berada di posisi teratas, dan masih menyimpan satu laga lebih banyak.

Juventus juga punya problem dalam mencetak gol, di mana baru menyarangkan 28 gol dari 20 laga Serie A. Di antara tim-tim yang berada di sepuluh besar klasemen, angka itu hanya lebih baik dari Bologna (27 gol), yang baru bermain 19 kali.

Dalam laga terakhir melawan Napoli, Juventus hanya bisa bermain imbang 1-1. Padahal ada 22 tembakan yang dilepaskan Federico Chiesa dkk. Total, sudah 12 dari 20 laga dilalui Juventus dengan hanya mampu mencetak satu gol.

Khedira, yang bermain di Juventus pada 2015-2021 dan meraih 5 scudetto, menilai bekas timnya saat ini kekurangan sosok pemimpin, terutama di lini tengah dan depan pasca kepergian Cristiano Ronaldo.

Sebetulnya hal ini menjadi momen kebangkitan Paulo Dybala yang meredup di bawah bayang-bayang Ronaldo selama tiga musim terakhir, namun ia juga butuh waktu untuk kembali menjadi kartu as Juventus.

"2-3 tahun lalu Juve sedikit mengubah filosofi mereka soal sepakbola dan para pemain, mereka membuat kesalahan tapi sekarang coba memperbaikinya. Mereka tak bermain buruk, tapi kesulitan mencetak banyak gol dan ini adalah masalah besar," ujar Khedira, dikutip Football Italia.

"Mereka kehilangan Cristiano Ronaldo, yang mencetak banyak gol untuk tim. Saat ini skuad yang ada benar-benar baru, penuh pemain muda, kurang berpengalaman, dan kurang keseimbangan."

"Saya pikir mereka tak punya sosok pemimpin kecuali Chiellini and Bonucci. Tapi di lini tengah tak ada. Mereka bermain bagus lawan Napoli. Masalahnya bukan di kualitas, tapi di kepribadian. Semoga mereka bisa memperbaikinya," jelas Khedira soal krisis di Juventus.

(adp/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT