Piala Super Italia: Inzaghi Tepis Label-label Favorit

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 12 Jan 2022 02:00 WIB
MILAN, ITALY - OCTOBER 24: Danilo of Juventus shoots whilst under pressure from Ivan Perisic of FC Internazionale during the Serie A match between FC Internazionale and Juventus at Stadio Giuseppe Meazza on October 24, 2021 in Milan, Italy. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Inter Milan dan Juventus berebut titel pertama musim ini di Piala Super Italia. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Jakarta -

Inter Milan dan Juventus berebut titel pertama musim ini di Piala Super Italia. Inter datang sebagai juara liga, sedang Juve jawara bertahan dan pemenang Coppa Italia.

Laga Piala Super Italia 2021 antara Inter Milan vs Juventus akan berlangsung di Giuseppe Meazza, Kamis (13/1/2022) dini hari WIB. Ini merupakan pertemuan kedua dari dua tim rival sengit tersebut sejak Oktober lalu.

Pertemuan tersebut, yang juga berlangsung di Giuseppe Meazza, berakhir imbang 1-1 setelah Inter memimpin dulu lewat Edin Dzeko di menit ke-17. Juventus menyelamatkan satu poin melalui titik penalti pada menit ke-89.

Pelatih Inter Simone Inzaghi percaya pertandingan kali ini akan berjalan berbeda, mengingat tim sudah sama-sama berkembang seiring perjalanan musim. Inter sendiri saat itu banyak ditekan, namun Juventus sendiri juga frustrasi mencari jalan keluar.

"Kami pikir kami sudah memenangi laga itu, kemudian ada penalti. Meski demikian, pertandingan itu sudah berjalan berbulan-bulan lalu dan kedua tim sama-sama sudah berkembang," kata Simone Inzaghi dikutip Football Italia.

"Itu bukan laga yang menyenangkan buat kedua tim, yang sama-sama tidak bermain sesuai standar masing-masing," sambungnya.

Memenangi Piala Super Italia bisa menjadi sentimen positif buat tim menatap akhir musim. Inter cukup difavoritkan karena sejauh ini membuktikan kualitas di Liga Italia dengan memimpin klasemen.

Tapi Juventus juga bukan lawan sembarangan. Inzaghi mengakui La Vecchia Signora sebagai tim bermentalitas juara, apalagi mereka sedang dalam atmosfer bagus usai mencatatkan comeback gemilang di markas AS Roma akhir pekan kemarin.

"Ini adalah final dan tidak ada favorit di partai-partai semacam ini. Juventus tak terkalahkan di delapan pertandingan terahirnya dan mereka melakukan hal luar biasa pada Minggu kemarin," sambung Inzaghi.

"Mereka terbiasa bermain di final, punya pemain-pemain berpengalaman. Tapi kami dalam momen bagus," pungkasnya.



Simak Video "Prediksi AC Milan vs Inter Milan bersama Milanisti Indonesia dan Inter Club Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/pur)